Pembentukan Flobamorata
Pertemuan Silaturahim ini sekaligus membahas pembentukan organisasi kemasyarakatan (Ormas) asal NTT di Sumut. Diaspora NTT pun sepakat untuk membentuk kepengurusan melalui tim formatur yang telah disepakati bersama dalam pertemuan tersebut.
Ketua Tim Formatur Devis Karmoy menyebut timnya diberi waktu sebulan untuk menyiapkan mekanisme pencalonan Ketua Rumah Besar Flobamora Indonesia Provinsi Sumatera Utara.
Nama dan bentuk organisasi menjadi perbincangan hangat dalam pertemuan itu. Namun forum silaturahim Diaspora NTT setuju mengikuti nama Rumah Besar Flobamora Indonesia yang sebelumnya telah terbentuk di Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.
Saat ini Rumah Besar Flobamora Indonesia yang berkedudukan di DKI Jakarta dipimpin oleh Ketua Umum DR Kombes Pol (Purn) Alfons Loemau.
Sebutan Flobamora sendiri merupakan akronim dari gugusan gugusan pulau besar di wilayah NTT yang didalamnya menghimpun nama kabupaten/kota di Provinsi NTT, antara lain Flores, Sumba, Timor dan Alor (Flobamora).
Pertemuan silaturahim diaspora NTT se Sumut ini turut dihadiri perwakilan paguyuban NTT, masing masing paguyuban Tirosa (Medan), Santa Teresia (Medan), Flobamora Tarutung (Taput), Nusa Kenari (Medan), serta Nek Mesek (Medan).
Sedangkan dari lima paguyuban itu, sembilan orang ditunjuk mewakili masing masing paguyuban menjadi Tim Formatur yang akan menyiapkan mekanisme serta tata cara pemilihan Ketua Rumah Besar Flobamora Indonesia Provinsi Sumut.
Selain itu, hadir juga sejumlah tokoh dari kalangan NTT yakni dari unsur TNI, Polri, Akademisi, Agamawan, Cendikiawan, Advokat/Pengacara ASN unsur Pegusaha, Wartawan serta profesi lainnya.