jaringberita.com -Menjelang aksi demo besar-besaran di Kanwil Kemenkumham Jawa timur,
Aliansi Madura Indonesia (AMI) sudah mempersiapkan data, bukti dan saksi.
Data tersebut untuk di jadikan dasar tuntutan terhadap KALAPAS, KARUTAN, KPLP dan KPR, Lapas Porong, Lapas Pemuda Madiun, Lapas Kelas 1 Madiun, Lapas Mojokerto, Lapas Kediri dan Rutan Medaeng.
Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, menyampaikan bahwa semua data, bukti dan saksi sudah dipersiapkan.
"Kami juga akan turun aksi demo besar-besaran di kanwil Kemenkumham Jawa timur, Polda Jatim dan BNNP jatim, bersama beberapa Ormas dan lsm diantaranya, Joyo Semoyo, Jatim One, AKB Foundesiont, Larm-Gak, dan Madas DPC Sidoarjo,"ucapnya dalam relis seperti diterima redaksi, Selasa (7/2/2023).
Ditempat terpisah Kepala Departemen Satgas Aliansi Madura Indonesia (AMI) Ma'sum Afnani, juga menyampaikan bahwa AMI bersama beberapa Ormas dan lsm yang ada di Jawa timur tidak akan pernah takut untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan walaupun nyawa taruhannya.
"Kami akan menyampaikan tuntutan didepan kanwil Kemenkumham Jawa timur," katanya dsn meminta kepada Kakanwil Kemenkumham Jawa timur untuk mencopot dan memecat ;
1. KADIVPAS Kanwil Kemenkumham Jatim.
2. KALAPAS dan KPLP, Lapas Porong, Lapas Kelas 1 Madiun, Lapas Pemuda Madiun, Lapas Mojokerto dan Lapas Kediri.
3. KARUTAN dan KPR, Rutan Medaeng.
4. Pecat Oknum Inisial D (Staf KPR Rutan Medaeng) dan Pecat Oknum Inisial Y (Pejabat Rutan Medaeng).
"Kami tidak akan pernah berhenti menggelar aksi demo besar-besaran di kanwil Kemenkumham Jawa timur, sebelum tuntutan kami dipenuhi dan kami sudah berkomitmen untuk terus turun aksi demo besar-besaran selama 1 bulan penuh," pungkasnya.