jaringberita.com -Beragam langkah dan siasat dilakukan partai menghadapi Pilpres 2024. Koalisi Gerindra-PKB dalam waktu dekat mau meresmikan sekretariat bersama (Sekber). Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dibentuk Golkar-PAN-PPP mulai bersiap bahas capres di Makassar. Poros NasDem-Demokrat-PKS mengklaim sudah hampir final menentukan cawapres bagi Anies Baswedan. Bagaimana dengan PDIP? Partai berlambang Banteng ini terlihat sangat lambat panasnya.
Pelaksanaan Pilpres 2024 memang masih lama, masih sekitar 2 tahun lagi. Saat ini, proses pemilu yang dilakukan KPU juga baru tahap verifikasi faktual parpol calon peserta pemilu. Sedangkan pendaftaran capres-cawapres, baru akan dibuka KPU, awal September tahun depan.
Namun, dinamika politik yang terjadi belakangan ini, sudah mulai panas. Di luar PDIP, semua parpol sudah membentuk koalisi guna menghadapi Pilpres 2024. Sejauh ini, ada 3 poros koalisi yang sudah dan bakal terbentuk. Yakni KIB, Gerindra-PKB dan poros koalisi NasDem-Demokrat-PKS.
Koalisi yang sudah terbentuk itu, juga sudah tidak lagi berbicara soal visi dan misi, tapi mulai fokus pada pencapresan. KIB sebagai koalisi yang pertama deklarasi, kini mulai serius membahas soal pencapresan.
Sekjen Partai Golkar, Lodewijk F Paulus menuturkan, KIB tengah bersiap menggodok nama-nama capres-cawapres yang akan diusung di Pilpres 2024. "Pembahasan calon presiden akan dibahas dengan PPP sebagai tuan rumah di Makassar, rencana tanggal 6 November," kata Lodewijk di Bandar Lampung, kemarin.
Menurut Wakil Ketua DPR itu, pihaknya sudah mendengar pidato Presiden Jokowi agar jangan lama-lama menentukan capres. Menurutnya hal ini menggambarkan dukungan dari Jokowi untuk KIB.