Pengakuan AHY terhadap sosok Riefky ini memang sangat beralasan. Riefky sudah banyak makan “asam garam” di politik. Bergabung di Partai Demokrat sejak 21 tahun yang lalu, Riefky pernah menjabat sebagai wakil Ketua DPC Partai Demokrat di Jakarta Pusat. Di usia 33 tahun, Riefky sudah jadi Anggota DPR RI dari Dapil Aceh I.
Riefky yang kini berusia 50 tahun, selama 4 Periode di DPR RI pernah mengemban berbagai tugas meliputi; Ketua Komisi VII, Sekertaris Fraksi saat Demokrat memiliki 148 Anggota DPR RI, Ketua Komisi X, Wakil Ketua Badan Anggaran dankini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I.
Untuk diketahui, duet kepemimpinan AHY-Riefky ini terbukti bertahan atas berbagai badai yang menimpa Partai Demokrat. Di antaranya, menang atas gejolak Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.
Partai Demokrat juga saat ini moncer di survei elektabilitas parpol sekalipun mengambil jalan terjal sebagai partai oposisi. Dalam survei Litbang Kompas terkini pada Awal Oktober 2022 dengan 1.200 responden lalu, menempatkan Partai Demokrat sebagai parpol papan atas urutan ke 3 dengan elektabilitas 14,0%, setelah PDIP 21,1% dan Gerindra 16,2%. Demokrat juga jauh melampaui Golkar 7,9 %, PKS 6,3%, PKB 5,6%, Nasdem 4,3% dan lainnya, dibawah 4% alias potensi tidak lolos parlementary treshold.
Sementara, dalam survey Polmatrix Indonesia yang dirilis Sabtu (29/10) lalu dengan 2.000 responden, menempatkan Partai Demokrat pada urutan ke 2 dengan elektabilitas 11,3 persen, dibawah PDIP 18,5%. Demokrat juga menggeser posisi Partai lainnya seperti Gerindra 10,8%, Golkar 8%, PKB 7,7% dan PKS 4,7% dan partai lainnya dibawah 4%