Jumat, 21 Agustus 2026

Normalisasi Sungai di Kota Padang Dipercepat, Risiko Banjir Berulang Ditekan

Vicar - Jumat, 21 Agustus 2026 15:41 WIB
Normalisasi Sungai di Kota Padang Dipercepat, Risiko Banjir Berulang Ditekan
ist
Normalisasi Sungai di Kota Padang Dipercepat, Risiko Banjir Berulang Ditekan

Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat kerja sama dalam penanganan sungai yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Baca Juga:

Langkah tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran sungai, mengurangi risiko banjir berulang, serta melindungi masyarakat dan kawasan produktif di sekitar daerah aliran sungai.

Baca Juga:

Pemkot Padang berperan dalam menyelaraskan data kerusakan, kebutuhan masyarakat, serta dokumen perencanaan pascabencana. Sementara itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang sebagai bagian dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU menyiapkan pekerjaan pengendalian sungai sesuai kewenangannya.

Baca Juga:

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga melakukan penanganan awal di sejumlah titik yang terdampak.

Penanganan Sungai Disesuaikan dengan Kondisi

Pelaksana Tugas Kepala BWS Sumatera V Padang Reski Wahyudi mengatakan, penanganan setiap sungai disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Baca Juga:

"Untuk Sungai Guo akan dilakukan pembangunan check dam. Kemudian untuk Sungai Marangsi dilakukan normalisasi dan pembangunan kolam retensi. Sedangkan untuk Sungai Kuranji disiapkan pembangunan check dam dan tanggul sungai," kata Reski saat diwawancarai, Kamis (20/8/2026).

Berbagai pekerjaan tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pengendalian banjir sekaligus mengurangi dampak kerusakan yang berpotensi terjadi ketika debit sungai meningkat.

Baca Juga:

Sungai Kuranji Disiapkan Check Dam dan Tanggul

Penanganan Sungai Kuranji saat ini memasuki tahap lelang. BWS Sumatera V Padang menyiapkan pembangunan satu unit bangunan pengendali sedimen atau check dam.

Selain itu, akan dibangun tanggul sungai sepanjang dua kilometer. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk mengurangi gerusan yang mengancam badan jalan, kawasan perumahan, serta fasilitas umum di sekitar aliran Sungai Kuranji.

Baca Juga:

Pembangunan infrastruktur pengendali sungai diharapkan dapat meningkatkan perlindungan terhadap kawasan yang berada di sekitar aliran sungai.

Tags
beritaTerkait
Relokasi 65 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera Dipercepat
Satgas PRR Perkuat Kolaborasi Penanganan Sungai Krueng Tamiang untuk Cegah Banjir Berulang
Kapolres Labuhanbatu Santap Siang Bersama Masyarakat Pulopadang
Kapolres Labuhanbatu Santap Siang Bersama Masyarakat Pulopadang
Puskesmas Padang Bulan Luncurkan Program Genit Manis
Kadis Pendidikan dan Kepala BKPSDM Padang Sidimpuan Beri Keterangan Soal Dugaan Pungli Pengangkatan Guru P3K ke Ombudsman
komentar
beritaTerbaru