Pemkab Gayo Lues Kejar Serapan TKD Rp24,9 Miliar, Ditargetkan Tuntas Desember 2026
Pemkab Gayo Lues mempercepat serapan TKD Rp24,9 miliar untuk pemulihan pascabencana dan menargetkan realisasi 100 persen pada Desember 2026.
Ekonomi 16 jam lalu
Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat kerja sama dalam penanganan sungai yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Baca Juga:
Langkah tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran sungai, mengurangi risiko banjir berulang, serta melindungi masyarakat dan kawasan produktif di sekitar daerah aliran sungai.
Baca Juga:
Pemkot Padang berperan dalam menyelaraskan data kerusakan, kebutuhan masyarakat, serta dokumen perencanaan pascabencana. Sementara itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang sebagai bagian dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU menyiapkan pekerjaan pengendalian sungai sesuai kewenangannya.
Baca Juga:
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga melakukan penanganan awal di sejumlah titik yang terdampak.
Pelaksana Tugas Kepala BWS Sumatera V Padang Reski Wahyudi mengatakan, penanganan setiap sungai disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Baca Juga:
"Untuk Sungai Guo akan dilakukan pembangunan check dam. Kemudian untuk Sungai Marangsi dilakukan normalisasi dan pembangunan kolam retensi. Sedangkan untuk Sungai Kuranji disiapkan pembangunan check dam dan tanggul sungai," kata Reski saat diwawancarai, Kamis (20/8/2026).
Berbagai pekerjaan tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pengendalian banjir sekaligus mengurangi dampak kerusakan yang berpotensi terjadi ketika debit sungai meningkat.
Baca Juga:
Penanganan Sungai Kuranji saat ini memasuki tahap lelang. BWS Sumatera V Padang menyiapkan pembangunan satu unit bangunan pengendali sedimen atau check dam.
Selain itu, akan dibangun tanggul sungai sepanjang dua kilometer. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk mengurangi gerusan yang mengancam badan jalan, kawasan perumahan, serta fasilitas umum di sekitar aliran Sungai Kuranji.
Baca Juga:
Pembangunan infrastruktur pengendali sungai diharapkan dapat meningkatkan perlindungan terhadap kawasan yang berada di sekitar aliran sungai.
Penanganan Sungai Guo diarahkan melalui normalisasi atau penataan kembali alur sungai serta pembangunan check dam.
Untuk tahap awal, penanganan dilakukan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat. Pekerjaan lanjutan selanjutnya disiapkan oleh BWS Sumatera V Padang.
Baca Juga:
Penguatan Sungai Guo menjadi perhatian setelah banjir pada 3 Agustus 2026 menyebabkan tanggul jebol dan menggenangi sekitar 30 hektare sawah.
Lahan tersebut sebelumnya telah direhabilitasi Kementerian Pertanian. Karena itu, penanganan sungai diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap lahan produktif sekaligus menjaga keberlanjutan mata pencaharian petani.
Baca Juga:
Untuk Sungai Marangsi, Pemkot Padang telah mengajukan penyesuaian sejumlah dokumen perencanaan pascabencana.
Dokumen tersebut meliputi Kajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna), Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Renduk), Rencana Aksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Renaksi), serta Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).
Penyelarasan dokumen diperlukan karena penanganan Sungai Marangsi membutuhkan dukungan anggaran dan perencanaan lintas instansi.
Baca Juga:
BWS Sumatera V Padang menyiapkan normalisasi Sungai Marangsi sepanjang 2,3 kilometer serta pembangunan dua kolam retensi.
Kolam retensi tersebut akan berfungsi menampung sementara limpasan air sehingga aliran sungai dapat lebih terkendali.
Baca Juga:
Penanganan ini diharapkan dapat mengurangi risiko genangan di kawasan perkotaan yang sebelumnya berdampak pada Kantor Wali Kota, rumah sakit, dan permukiman warga.
Koordinator Wilayah Sumatera Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Brigjen Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang mengatakan, penanganan sungai menjadi bagian penting dalam proses pemulihan Kota Padang.
Baca Juga:
Menurutnya, kondisi sungai berkaitan langsung dengan perlindungan masyarakat serta kelancaran aktivitas warga.
"Yang kita harapkan tentunya penanganan ini bisa memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama dalam mengurangi risiko banjir dan memastikan kawasan yang terdampak dapat kembali aman," kata Yopie.
Kolaborasi lintas pemerintah dan instansi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan sungai terdampak sekaligus membangun sistem pengendalian banjir yang lebih kuat di Kota Padang.
Baca Juga:
Dengan penanganan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing sungai, risiko banjir berulang di kawasan permukiman, fasilitas umum, dan lahan produktif diharapkan dapat ditekan.
Pemkab Gayo Lues mempercepat serapan TKD Rp24,9 miliar untuk pemulihan pascabencana dan menargetkan realisasi 100 persen pada Desember 2026.
Ekonomi 16 jam lalu
Lowongan Finance & Accounting Supervisor di PT Cemerlang Mandiri Abadi untuk lulusan S1 dengan pengalaman 13 tahun dan berbagai benefit.
Lifestyle kemarin
Kemnaker memperkuat peran Balai K3 dengan pendekatan berbasis risiko untuk mencegah kecelakaan kerja dan memperkuat budaya K3.
Berita Sumut kemarin
Kolaborasi Pemerintah Kota Padang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Kementerian Pekerjaan Umum diperkuat untuk mempercepat penanganan
Nasional kemarin
Relokasi 65 sekolah terdampak bencana di Sumatera dipercepat dengan proses administrasi lahan dan pembangunan yang berjalan paralel.
Berita Sumut 18 Agu 2026
Satgas PRR Perkuat Kolaborasi Penanganan Sungai Krueng Tamiang untuk Cegah Banjir Berulang
Nasional 14 Agu 2026
BRImo telah digunakan 49,7 juta pengguna hingga Juni 2026 dengan 3,32 miliar transaksi. BRI terus memperkuat inklusi keuangan digital.
Ekonomi 14 Agu 2026
Jakarta dan Bali disiapkan menjadi pusat finansial internasional Indonesia melalui PFII yang mencakup perbankan, fintech, pasar modal, dan i
Ekonomi 14 Agu 2026
Email bisnis kini bukan lagi sekadar sarana untuk mengirim dan menerima pesan. Berbagai fitur produktivitas yang tersedia dapat membantu tim
Lifestyle 13 Agu 2026
Investasi emas fisik masih menjadi salah satu pilihan masyarakat Indonesia untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Namun, membeli ema
Ekonomi 13 Agu 2026