Pola Asuh Terhadap Anak Melalui Hypnoparenting Ngobrol Asik Show Di RRI Pro I FM Medan


Pola Asuh Terhadap Anak Melalui Hypnoparenting  Ngobrol Asik Show Di RRI Pro I FM Medan
jaringberita/ist


Kedua , ciptakan suasana akrab antara orang tua dan anak sebelum memulai hipnosis untuk mempermudah proses. Ketiga , mencari saat yang tepat untuk melakukan induksi atau afirmasi, biasanya ditandai dengan keadaan anak yang sudah mulai tenang, terbuka, dan akrab. Keempat , gunakan media sebagai alat bantu untuk menginduksi atau memberikan afirmasi, bisa dengan benda-benda di sekitar atau mainan yang disukai mereka.ujar Taufik

Kelima , lakukan kontak fisik secara berkelanjutan antara orang tua dan anak sehingga anak dapat melihat dan merasakan sendiri saat mereka terbuka. Keenam , masukkan sugesti positif (afirmasi) pada anak sebagai puncak dari proses hypnoparenting .

Sugesti ini diharapkan dapat tertanam pada pikiran bawah sadar anak. Terakhir , lakukan secara konsisten untuk mendapatkan hasil yang efektif.

Seperti yang kita ketahui bahwa orang tua tak jarang membayangkan tingkah laku negatif anak, contohnya tantrum. Ketika anak mengalami kondisi tantrum, orang tua sering kali memukul atau mencubit anaknya agar berhenti menangis. Nyatanya, reaksi anak justru sebaliknya, mereka malah semakin histeris bahkan menjerit. Hal ini perlu disikapi dengan cara parenting yang tepat.

Hypnoparenting menawarkan solusi untuk membantu orang tua dalam mengasuh anak agar berpose baik tanpa paksaan, ancaman, dan kekerasan. Metode ini merupakan jawaban cerdas bagi orang tua untuk memainkan peran aktif dan tidak menghambat pola pengasuhan anak.

Penulis
: Taufik
Editor
: Amrizal

Tag: