Mana yang Lebih Bagus, Minum Kopi Panas atau Dingin di Pagi Hari?


Mana yang Lebih Bagus, Minum Kopi Panas atau Dingin di Pagi Hari?
Ilustrasi Minum Kopi. (Foto: Shutterstock)

jaringberita.com - Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa kopi adalah laksatif rutin terbaik. Namun, apakah suhu dari kopi tersebut dapat mempengaruhi efektivitas buang air besar di pagi hari?

Bagi beberapa orang, agar dapat buang air besar di pagi hari sangatlah mudah. Mereka hanya perlu secangkir kopi hangat dan kegiatan BAB pun menjadi lancar.

Namun, seiring dengan perubahan cuaca yang menjadi lebih hangat dari sebelumnya, banyak orang beralih ke kopi dingin. Hal ini juga mempengaruhi kegiatan BAB mereka di pagi hari yang dirasa menjadi kurang aktif atau tidak lancar dilansir dari laman Body and Soul.

Sekarang ini bisa saja hanya kebetulan belaka, atau bisa jadi kopi panas membuat perut kita tercekik, sesuatu yang tidak bisa ditandingi oleh kopi dingin. Kopi memang diketahui memiliki kemampuan langka yang dapat menggerakkan sistem pencernaan manusia.

Dilansir dari Okezone, menurut dr Will Bulsiewicz, seorang gastroenterologist bersertifikat, hal tersebut adalah hasil dari gelombang tekanan. “Alasan mengapa hal ini terjadi adalah kopi biasa dan kopi tanpa kafein meningkatkan aktivitas usus besar, yang menyebabkan gelombang tekanan lebih banyak,” katanya.

Kita semua tahu bahwa hal ini dapat terjadi dalam hitungan detik setelah kita meminum kopi. “Kami menduga itu karena hormon yang dilepaskan sebagai respons terhadap kopi, mengingat seberapa cepat motilitas dapat meningkat,” tambahnya.

Walaupun dr Bulsiewicz mengatakan bahwa semua kopi memiliki dampak yang sama, tetapi kopi tanpa kafein tidak seefektif kopi berkafein. Perlu diingat juga bahwa semua tubuh berbeda dan tidak semua kafein berefek sama pada semua orang.

Penulis
: Okezone
Editor
: La Tansa

Tag: