IDAI: Cuaca Ekstrem Bisa Sebabkan Anak Mudah Dehidrasi Hingga Mimisan


IDAI: Cuaca Ekstrem Bisa Sebabkan Anak Mudah Dehidrasi Hingga Mimisan
istockphoto
Ilustrasi

Himawan mengatakan mimisan dapat terjadi akibat adanya pembuluh darah yang pecah. Bila hal ini menimpa anak, orang tua diharapkan segera menghindarkan anak dari paparan suhu panas. Jika bisa, sebisa mungkin minimalisir anak beraktivitas di luar selama suhu panas masih ada.

Bentuk antisipasi lain yang ia tekankan adalah penuhi kebutuhan cairan tubuh anak dengan mengkonsumsi banyak air mineral atau makanan bergizi yang menunjang imunitas tetap terjaga dengan baik. Terlebih bila anak sedang mengikuti perjalanan kembali ke kota asal pascamudik.

“Jadi dengan minum yang cukup, dengan cara itu bisa untuk mengurangi risiko dehidrasi atau kekurangan cairan pada anak. Jadi tidak perlu sampai ekstrem diberi produk kompres pendingin,” katanya.

Kemudian bila terpaksa keluar, usahakan anak sudah dipakaikan tabir surya (sunscreen) terlebih dahulu agar kulit dapat terlindung dari sinar UV yang semakin tinggi ketika siang hari. Menurutnya, tabir surya sudah bisa dioleskan ke bagian tubuh sejak anak berusia kecil sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sebenarnya, matahari juga mempunyai hal positif yakni membantu merangsang pembentukan vitamin D pada kulit. Ini perlu, hanya saja tidak perlu terlalu lama (berjemur di bawah sinar matahari),” tandasnya.

Editor
: Nata

Tag: