Hai Para Ayah, Lebih Dekatlah Dengan Anak, Jangan Sampai Menyesal


Hai Para Ayah, Lebih   Dekatlah Dengan Anak, Jangan Sampai Menyesal
Kedekatan dengan orangtua adalah vitamin bagi perkembangan jiwa anak.

Soal ini, Irma menerangkan, perasaan "terlepas" dari koneksi, akan membuat anak mengalami fatherless.

Muncul sejuta tanya, kenapa ayah nggak pernah tanya, aku ngapain aja? Apa yang aku lakukan? Apa aku baik-baik aja?

Kenapa Ayah, seakan nggak peduli? Ayah kemana aja selama ini, baru mau tahu tentang aku sekarang?

Ini bisa menjadi pertanyaan batin anak, yang merasa asing dan kecewa dengan ayahnya.

Anak yang fatherless, bisa merasa kecewa teramat sangat dengan ayahnya. Tapi sesungguhnya, dia juga memiliki rasa kecewa yang lebih besar terhadap dirinya.

"Anak bisa kecewa dan bertanya-tanya pada diri: kenapa aku nggak bisa membuat ayah mencintaiku? Apa yang membuat ayah begitu jauh dari aku?" beber Irma.

Anak yang fatherless, juga bisa memiliki rasa rendah diri, kurang bisa mengambil keputusan, motivasi rendah, serta rentan mengalami gangguan kesehatan mental, dan potensial memiliki ide untuk mengakhiri hidup.


Tag: