Benarkah Orang yang Sering Marah Berisiko Hipertensi?


Benarkah Orang yang Sering Marah Berisiko Hipertensi?
Kebiasaan marah-marah bisa menyebabkan darah tinggi. (iStock/Edwin Tan)
Makanya, jika seseorang tidak memiliki kemampuan mengendalikan emosi, dia akan lebih mudah terserang penyakit. Salah satunya darah tinggi.

"Sehingga perlu memiliki kemampuan mengendalikan emosi dan psikis untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan darah tinggi," kata Vito.

Risiko hipertensi juga berlaku bagi mereka yang memiliki kondisi psikis tak stabil tapi menjalani gaya hidup sehat. Utamanya, jika orang tersebut tak bisa mengendalikan emosinya.

"Ya, tetap ada karena marah-marah atau tidak bisa mengendalikan emosi itu salah satu faktor risiko. Jadi kalau faktor lain tidak ada, tapi marah-marah mulu, ya, tetap berisiko dong," kata dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Sawah Besar, Jakarta Pusat Andi Khomeini, secara terpisah.

Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda agar bisa mengendalikan emosi untuk mencegah marah-marah menyebabkan darah tinggi. Baik itu berupa kemarahan yang meluap-luap, hingga emosi dalam bentuk perasaan nelangsa.

"Yang terpenting adalah anger management. Pengendalian emosi," katanya.

Penulis
: CNN Indonesia
Editor
: La Tansa

Tag: