Benarkah Konsumsi Kentang Goreng Bisa Picu Depresi dan Anxiety?


Benarkah Konsumsi Kentang Goreng Bisa Picu Depresi dan Anxiety?
istockphoto
Ilustrasi
jaringberita.com - Sebuah penelitian di Hangzhou, China menemukan adanya kaitan antara konsumsi gorengan terutama kentang goreng dan penyakit depresi.

Melansir CNN, Selasa (25/4/2023) riset yang diterbitkan di jurnal PNAS ini menunjukkan konsumsi gorengan terutama kentang goreng berkaitan dengan risiko kecemasan 12 persen lebih tinggi dan risiko depresi 7 persen lebih tinggi dibanding orang yang tidak makan gorengan.

Studi mengevaluasi lebih dari 140 ribu partisipan selama 11,3 tahun. Setelah mengecualikan partisipan yang didiagnosis depresi, peneliti menemukan 8.294 kasus kecemasan dan 12.735 kasus depresi pada peserta yang makan gorengan.

Sementara lebih spesifik pada mereka yang makan kentang goreng, peneliti menemukan peningkatan 2 persen risiko depresi.

Melihat hasil studi ini, para ahli yang mempelajari gizi menyebut hasil riset ini masih awal. Namun belum jelas apa makanan yang digoreng memicu masalah kesehatan mental atau orang dengan gejala depresi atau kecemasan cenderung banyak makan gorengan.

David Katz, spesialis kesehatan gaya hidup yang tidak tergabung dalam riset, menyebutkan, penelitian bisa menunjukkan bahwa asupan gorengan yang tinggi meningkatkan risiko kecemasan atau depresi.

"Namun, jalur sebab akibat bisa saja dengan mudah ke arah lain, orang dengan kecemasan atau depresi beralih ke 'comfort food' dengan frekuensi yang meningkat untuk efek menenangkan," ujarnya.

Penulis
: Dedi
Editor
: Nata

Tag: