5 Kebiasaan Pemicu Kencing Manis yang Sering Diabaikan


5 Kebiasaan Pemicu Kencing Manis yang Sering Diabaikan
Penyakit kencing manis atau diabetes disebut-sebut dipicu oleh gula yang berlebihan. Ada beberapa kebiasaan pemicu kencing manis yang kerap disepelekan.( iStockphoto/Maya23K)

jaringberita.com - Penyakit kencing manis atau diabetes disebut-sebut dipicu oleh gula yang berlebihan. Ada beberapa kebiasaan pemicu kencing manis yang kerap disepelekan. Kencing manis adalah kondisi ditemukannya kandungan gula dalam cairan urine.

Kencing manis merupakan kondisi yang merujuk pada kondisi di mana insulin tidak dapat lagi bekerja dengan maksimal. Hal ini menyebabkan gula yang seharusnya diolah menjadi energi justru menumpuk dan menimbulkan berbagai macam masalah.

Melansir WHO, diabetes adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah atau gula darah, yang seiring waktu menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf.

Namun, penyakit kencing manis umumnya tidak berkembang dalam semalam. Sejumlah kebiasaan, termasuk gaya hidup konsumtif dan minim aktivitas fisik menjadi pemicu diabetes berkembang.

Berikut kebiasaan pemicu kencing manis dikutip dari CNN Indonesia.

1. Terlalu sering konsumsi minuman manis

Salah satu kebiasaan tidak sehat yang umum adalah minum soda untuk menghilangkan dahaga, padahal yang dibutuhkan adalah air mineral. Pasalnya, kandungan gula dari minuman manis seperti soda, teh kemasan, dan lainnya bisa sangat tinggi.

Bagi banyak orang, menghentikan konsumsi soda manis menyebabkan penurunan berat badan dengan cepat.

2. Makan terlalu banyak gula

Kencing manis atau diabetes adalah ketika tubuh tidak dapat menyediakan insulin yang cukup untuk memungkinkan glukosa (gula) masuk ke sel-sel lapar tubuh. Maka itu, cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan melakukan diet yang tidak membebani suplai insulin.

Ahli merekomendasikan untuk memilih makanan yang terurai perlahan atau memiliki gula yang terbatas-misalnya, protein, biji-bijian, dan sayuran.

Penulis
: CNN Indonesia
Editor
: La Tansa

Tag: