Presiden Zelenskyy Bersumpah Pertahankan Bakhmut dari Serangan Rusia


Presiden Zelenskyy Bersumpah Pertahankan Bakhmut dari Serangan Rusia
Twitter
Prestasi Ukraina Zelenskyy

Diketahui, Rusia melancarkan invasi ke Ukraina setahun lalu tepat pekan ini. Mereka fokus mengendalikan Donbas yang terdiri dari wilayah Donetsk dan Luhansk, setelah awalnya gagal merangsek ke ibu kota Kiev.

Pasukan Rusia mengepung Bakhmut sejak Juli setelah merebut dua kota besar yang berada jauh di utara.

Pasukan Rusia yang berintikan pasukan tentara bayaran Grup Wagner mencapai kemajuan perang di desa-desa terdekat. Dalam beberapa hari terakhir pertempuran berkecamuk di berbagai distrik bagian utara.

Tetapi para analis militer Ukraina menyebut kota yang dilindungi oleh sungai dan kawasan hutan itu memiliki arti penting dalam melumpuhkan pendudukan Rusia.

"Saat ini tak ada alasan bagi militer Ukraina untuk meninggalkan Bakhmut. Kota itu tidak terkepung," kata analis militer Oleksandr Kovaleno dari lembaga pemikir Ukraina, Information Resistance, kepada laman berita nv.ua.

"Bakhmut berperan penting, kota ini berfungsi sebagai perangkap. Selama sembilan bulan kota ini telah menguras sumber daya dan peralatan perang pasukan pendudukan Rusia dan mereka (pasukan Rusia ) tewas dalam jumlah besar. Kota ini jangan dipandang benteng, melainkan perangkap," sambungnya.

Editor
: Nata

Tag: