Presiden Zelenskyy Bersumpah Pertahankan Bakhmut dari Serangan Rusia


Presiden Zelenskyy Bersumpah Pertahankan Bakhmut dari Serangan Rusia
Twitter
Prestasi Ukraina Zelenskyy

jaringberita.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan negaranya akan terus mempertahankan Bakhmut yang selama berbulan-bulan mereka pertahankan dari serangan Rusia.

Melansir ANTARA, Senin (20/2/2023) dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Minggu (19/2/2023) waktu setempat oleh harian Italia Corriere della Sera, Zelenskyy menyatakan keputusan itu dibuat karena Ukraina sudah begitu banyak mengorbankan nyawa untuk mempertahankan kota itu.

Bakhmut menjadi bahan perdebatan mengenai apakah pasukan Ukraina yang kalah jumlah harus tetap berada di kota yang berada di Ukraina timur yang sudah hancur lebur karena bombardemen Rusia.

Bakhmut yang berada di garis depan wilayah Donetsk tadinya berpenduduk 70.000 orang, namun perang membuat jumlah itu menyusut menjadi 5.000 orang, menurut perkiraan pejabat Ukraina.

"Ya ini memang bukan kota yang tak begitu besar. Faktanya, seperti banyak kota lainnya di Donbas, (kota ini) sudah dihancurkan oleh Rusia. Penting bagi kami mempertahankan kota ini, tetapi tidak dengan mengorbankan segalanya dan tidak untuk membiarkan semua orang mati" kata Zelenskyy.

Kota itu dianggap lebih dari sekadar simbolis ketimbang bernilai strategis mengingat posisinya di pintu gerbang menuju kota-kota wilayah Donetsk lainnya yang berada jauh di bagian barat di wilayah itu.

Zelenskyy mengungkapkan bahwa para komandan perang Rusia bertekad untuk terus merangsek ke kota Kramatorsk dan Sloviansk yang berada jauh ke bagian barat di wilayah Donetsk sampai sejauh Dnipro yang berada di Ukraina tengah.

"Kami akan melawan sambil mempersiapkan serangan balik selanjutnya," ujarnya.

Editor
: Nata

Tag: