Lubang Hitam 'Masak' Bintang Jadi Donat


Lubang Hitam 'Masak' Bintang Jadi Donat
Lubang hitam memangsa bintang yang lewat. (Tangkapan layar web nasa.gov)
Donat plasma panas ini dengan cepat berakselerasi di sekitar lubang hitam dan berputar menjadi pancaran energi dan materi yang sangat besar. Hal ini menghasilkan kilatan terang khas yang dapat dideteksi oleh berbagai teleskop, mulai dari teleskop optik, sinar-X, hingga gelombang radio.

Kecerahan luar biasa dari sesi melahap lubang hitam ini memungkinkan para astronom untuk mempelajarinya dalam jangka waktu yang lebih lama daripada biasanya.

Para peneliti menyebut pengamatan ini disebut dapat menghasilkan wawasan baru yang menarik tentang saat-saat terakhir bintang malang itu.

"Kami sedang mencari di suatu tempat di ujung donat itu," kata Peter Maksym, seorang astronom di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, seperti dikutip situs NASA.

"Kami melihat angin bintang dari lubang hitam menyapu permukaan yang diproyeksikan ke arah kami dengan kecepatan 20 juta mil per jam (tiga persen kecepatan cahaya). Kami benar-benar masih memusatkan perhatian pada peristiwa tersebut," tambahnya.

Penulis
: CNN Indonesia
Editor
: La Tansa

Tag: