Lubang Hitam Bisa Jadi Mesin Waktu?


Lubang Hitam Bisa Jadi Mesin Waktu?
Bisakah lubang hitam menjadi mesin waktu? (iStockphoto/Elen11)

jaringberita.com - Lubang hitam disebut-sebut dapat digunakan sebagai mesin waktu untuk ke masa depan atau kembali ke masa lalu. Benarkah asumsi tersebut?

Pendapat semacam itu muncul terutama di karya fiksi ilmiah. Film Interstellar (2014) contohnya. Karakter protagonis Cooper diceritakan jatuh ke lubang hitam gargantua hingga kemudian bisa memberi sinyal kepada putrinya di masa lalu.

Lubang hitam sendiri terbentuk ketika bintang yang sekarat runtuh dengan sendirinya. Bedanya, ia kini menjadi objek amat Saking kuatnya gravitasi lubang hitam, cahaya pun tak sanggup keluar jika sudah terperangkap.

Padahal, cahaya adalah benda tercepat yang diketahui sejauh ini. Fakta itu pula yang membuat lubang hitam berwarna hitam lantaran cahaya tidak bisa dipantulkan ke arahnya.

Menurut Teori Relativitas Umum Albert Einstein, energi dan materi melengkung dan memanjangkan luar angkasa. Contoh sederhananya, semakin besar obyeknya, semakin renggang dan melengkung pula ruang yang ada di sekitarnya.

Mengutip The Conversation, ketika ruang merenggang, hal yang sama terjadi juga dengan waktu. Jam yang berada di dekat obyek luar angkasa yang sangat besar akan berdetak lebih lambat daripada jam yang berada lebih jauh.

Jika mengambil contoh lubang hitam, satu tahun di sana sama dengan 80 tahun di Bumi. Dengan cara itulah, lubang hitam bisa digunakan sebagai mesin waktu.

Contoh sederhananya, ambil selembar kertas lalu rapatkan kedua ujung dari kertas itu untuk membentuk lingkaran di tengah. Seperti itulah yang diperbuat lubang hitam terhadap waktu.

Hal tersebut membuat lubang hitam menjadi mesin waktu alami. Jika kita dapat entah bagaimana bisa masuk ke lingkaran itu, kita akan menemukan diri kita berada di titik mula di masa depan dan berakhir di satu titik di masa lalu.

Lantas, apakah dengan hal itu kita bisa kembali ke masa lalu atau berada di masa depan?

Penulis
: CNN Indonesia
Editor
: La Tansa

Tag: