Lamar Cewek Demi Sampanye Gratis


Lamar Cewek Demi Sampanye Gratis
Roman Romero.

jaringberita.com -Demi minuman sampanye gratis di pesawat, seorang penumpang pria melakukan lamaran dalam penerbangan. Eh, ternyata lamaran itu cuma akal-akalan.

Pemuda itu adalah pengguna TikTok, Roman Romero. Dia membagikan pengalaman pura-pura melamar perempuan di pesawat dalam sebuah video pendek.

“Suatu kali saya bikin acara lamaran palsu. Saya pura-pura melamar seorang teman saya dalam sebuah penerbangan panjang. Itu demi mendapatkan sampanye secara gratis,” pengakuan Romero seperti dikutip The Sun.

Video dimulai dengan seorang pramugari yang menyajikan dua gelas sampanye di atas nampan. Di sana juga ada setangkai mawar merah.

Nampan itu disodorkan kepada penumpang perempuan. Si penumpang itu senyum-senyum saat dikelilingi oleh sejumlah pramugari.

Kamera kemudian menyorot ke Romero. Dia menyampaikan kenangan saat berjumpa si penumpang perempuan itu.

"Dua setengah tahun yang lalu, Aliza dan saya bertemu di pesawat yang terbang ke New York City. Sejak saat itu, setiap detik terasa benar-benar ajaib, kamu adalah wanita tercantik yang aku kenal luar dalam dan aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersamamu," ujar Romero seperti dilansir dari RM.id.

"Aliza, maukah kamu menikah denganku?" dia melanjutkan.

Di momen itu, ekspresi Aliza, si penumpang perempuan sudah tidak wajar. Dia terlalu ketara berusaha menahan tawanya. Apalagi, ketika Roman mencium punggung tangannya.

Beberapa pramugari kemudian menyanyikan lagu romantis. Awak kabin lainnya bahkan tampak terharu.

Video tersebut telah ditonton lebih dari 19 juta kali. Di kolom komentar, pengguna TikTok menyampaikan pro dan kontra. Ada yang terhibur, tetapi ada pula yang mengecam aksi Romero.

"Saya tertawa sangat keras, tetapi pada saat yang bersamaan saya berpikir itu adalah sebuah aksi yang keterlaluan dan jelas salah," komentar salah satu warganet.

"Ini adalah penipuan paling cerdas yang pernah saya lihat. Mereka bahkan menyanyikan lagu untuk kalian," komentar yang lain.

Editor
: jrb

Tag: