Gara-gara Vape, Paru-paru Pria Malaysia Terpaksa Jadi Kecil Sebelah


Gara-gara Vape, Paru-paru Pria Malaysia Terpaksa Jadi Kecil Sebelah
?Vape membuat seorang pria asal Malaysia harus mengangkat salah satu parunya. (iStock/Chinnapong)
Padahal, nyatanya vape sama berbahayanya seperti rokok. American Lung Association mencatat beberapa bahaya vape yang telah ditemukan oleh sejumlah studi.

Misalnya saja, dua bahan utama cairan vape, propilen glikol dan gliserin nabati, ditemukan mengandung racun. Beberapa bahan kimia yang ada di dalamnya juga disebut dapat menyebabkan penyakit paru-paru.

Tak cuma berdampak pada paru-paru, vape juga bisa memengaruhi kesehatan organ vital lainnya. Mengutip WebMD, vape juga bisa mengganggu kesehatan otak dan jantung. Keduanya disebabkan oleh kandungan nikotin yang ada di dalam vape.

Nikotin secara negatif dapat memengaruhi pembentukan sinapsis atau koneksi di antara sel otak.

"Dengan cara ini, vaping dapat menyebabkan percepatan proses penuaan yang membuat otak lebih rentan terhadap penyakit neurodegeneratif," ujar ahli saraf Marc Arginteanu.

Selain itu, sama seperti rokok, nikotin pada vape juga bisa memengaruhi kesehatan jantung. Nikotin dapat meningkatkan tekanan darah dan memacu adrenalin. Dengan demikian, risiko serangan jantung pun semakin besar.

Studi bahkan menemukan pengguna vape 56 persen lebih mungkin mengalami serangan jantung daripada yang tidak menggunakan vape.

Penulis
: CNN Indonesia
Editor
: La Tansa

Tag: