3. Jurong Bird Park - Singapura
Setelah 50 tahun beroperasi, Jurong Bird Park di Singapura mengumumkan penutupannya pada Agustus 2022. Namun kabar gembiranya, taman ini tak sepenuhnya menghilang, tetapi digabung dengan atraksi alam terkenal lainnya.
Proyek yang disebut Mandai ini akan mengambil konsep ekowisata dan melibatkan atraksi turis lain seperti Singapore Zoo dan Night Safari.
Meski kecil, Singapura memiliki atraksi wisata alam lain seperti Singapore Botanical Garden atau The Live Turtle & Tortoise Museum di Yishun.
4. Dublin Writers Museum - Dublin, Irlandia
Pada Maret 2020, Dublin Writers Museum mengumumkan penutupan sementara. Namun Failte Ireland, badan pariwisata nasional Irlandia yang memiliki dan mengoperasikan museum, mengumumkan penutupan museum secara permanen pada 2022. Hal ini pun membuat museum jadi tempat wisata yang tidak bisa dikunjungi di 2023.
Museum ini menyimpan warisan sastra Irlandia. Meski ditutup, Anda bisa mengunjungi lokasi lain yakni Museum of Literature Ireland yang dibuka pada 2019.
Di sana, Anda akan menemukan artefak sastra Irlandia misalnya, salinan pertama "Ulysses" karya James Joyce.
5. Restoran terapung Jumbo Kingdom - Hong Kong
Restoran terapung Jumbo Kingdom tak bisa bertahan di tengah gempuran pandemi. Selama tahun-tahun pandemi, lokasi ini kurang menarik perhatian wisatawan lokal. Padahal, restoran ini populer sebagai lokasi syuting film, serial tv hingga tempat makan tokoh-tokoh terkenal termasuk mendiang Ratu Elizabeth II.
Hanya saja, biaya pemeliharaan kapal berlantai tiga ini begitu tinggi. Pembatasan Covid-19 yang ketat memaksa restoran menutup operasional.
Sebenarnya ada upaya untuk menjual restoran ke pembeli lokal, tetapi gagal. Kemudian, kapal ditenggelamkan di dekat Kepulauan Paracel di Laut China Selatan saat dalam perjalanan ke galangan kapal Asia Tenggara.
Tak ada kapal, kereta pun jadi. Hong Kong masih menawarkan wisata bernuansa transportasi dan alam yakni Peak Tram yang didandani ulang. Ada pula Star Ferry yang mengangkut penduduk bolak-balik Pulau Hong Kong dan Kowloon jika Anda ingin pengalaman terapung seperti Jumbo Kingdom.
6. TeamLab Borderless dan Edo-Tokyo Museum - Tokyo, Jepang
Dua museum yang sama-sama berada di Tokyo, Jepang ini masuk dalam tempat wisata yang tidak bisa dikunjungi di 2023.
Padahal, keduanya akan membawa Anda pada dua sisi Jepang yang jauh berbeda. Edo-Tokyo Museum merupakan museum yang fokus pada sejarah tradisional budaya Jepang. Sementara TeamLab Borderless membawa Anda pada pengalaman serba digital yang canggih.
Edo-Tokyo Museum mengumumkan penutupan sementara selama tiga tahun untuk renovasi. Perwakilan museum menyebut museum akan dibuka kembali pada akhir 2025 atau awal 2026.
Kemudian, TeamLab Borderless akan dipindahkan dari Odaiba ke lokasi baru di Proyek Toranomon-Azabudai. Proses ini akan selesai di 2023, tetapi belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal pembukaan.
Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir sebab masih ada sederet museum di Jepang yang bisa dikunjungi antara lain Museum of Contemporary Art, Mori Art Museum, dan National Museum of Western Art. Ada juga Tokyo National Museum di Ueno Park.