jaringberita.com - Bumi selalu membuat kita takjub dengan segala isinya, ada banyak tempat di mana hal-hal indah, aneh, dan menakutkan terjadi. Beberapa di antaranya telah dipecahkan oleh para ilmuwan, sementara yang lainnya masih menjadi misteri hingga saat ini.
Tempat-tempat yang tak lazim ini sangat sulit dijelaskan secara ilmiah meskipun sekarang teknologi dan ilmu pengetahuan telah semakin maju. Nah tanpa berlama-lama lagi, berikut adalah 5 tempat misterius di Bumi yang membuat bingung peneliti, dilansir dari berbagai sumber.
Sungai Catatumbo, Venezuela
Di bagian barat Venezuela tepatnya di Sungai Catatumbo, badai petir terus menerjang hampir tidak pernah berhenti. Badai petir tersebut dimulai setiap hari pada pukul 7 malam dan terus berlangsung selama 10 jam. Fenomena ini berulang setiap tahun selama 260 hari.
Tidak ada yang tahu penyebab sebenarnya dari fenomena alam ini, namun beberapa ilmuwan menyebut petir di Catatumbo terjadi sebagai akibat tabrakan antara aliran udara hangat, angin, dan udara dingin dari pegunungan Andes.
Batu Belah, Arab Saudi
Di wilayah Arab Saudi, delapan jam berkendara dari ibukota, terdapat formasi batu misterius yang terlihat seperti dibelah menjadi dua bagian, batu ini diberi nama Al Naslaa. Batu ini memiliki tinggi 90 meter dan lebar 8 meter.
Para peneliti sampai saat ini dibuat heran bagaimana bisa batu tersebut memiliki belahan yang sangat halus dan rapi seakan dipotong dengan sabetan pedang. Anehnya lagi, kedua sisi bongkahan batu tersebut tidak jatuh seakan ada kekuatan yang menahannya.
Cahaya Hessdalen, Norwegia
Hampir setiap malam, penduduk Hessdalen, Norwegia, mengamati fenomena misterius yang sulit diteliti oleh para ilmuwan. Di malam hari, cahaya "menari" yang terang muncul di atas lembah, yang berkedip-kedip, berubah bentuk, dan kemudian menghilang hingga malam berikutnya.
Para ilmuwan telah mempelajari fenomena ini dengan cermat selama beberapa dekade, sejak kemunculan pertama cahaya pada tahun 1930-an. Menurut salah satu teori, cahaya aneh di langit muncul karena fakta bahwa danau di lembah bersifat radioaktif, dan partikel acaknya berpindah ke atmosfer, yang meluruh di langit, yang akhirnya membentuk kilatan terang.