Sri Mulyani Geregetan Fulus Pemda Ngendap Rp 223 T

Rekor Tertinggi Sepanjang Tahun 2022

Sri Mulyani Geregetan  Fulus Pemda Ngendap Rp 223 T
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

Saat ini, nominal saldo ter­simpan dari Pemda Kabupaten/ Kota yang tertinggi berada di Jawa Timur, mencapai Rp 29,65 triliun. Jumlahnya naik dari po­sisi bulan sebelumnya.

Selain Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah menjadi tiga wilayah dengan saldo Pemerintah Kabupaten/Kota tertinggi yang masih berada di bank.

Adapun dari provinsi, wilayah dengan saldo tertinggi di per­bankan adalah DKI Jakarta yang mencapai Rp 13,52 triliun.

Se­mentara, catatan saldo terendah ada di Sulawesi Barat senilai Rp 380,1 miliar. Nilai saldo di bank berkaitan dengan kapasitas fiskal daerah terkait.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indo­nesia Yusuf Rendy Manilet menilai, tren besarnya simpanan Pemda di bank setiap akhir tahun berkaitan dengan perencanaan.

Menurutnya, perencanaan yang lebih baik di awal bisa mencegah hal yang sama terjadi hampir setiap tahun.

“Jika perencanaan dilakukan dengan baik dan terukur, seharusnya dana Pemda menumpuk di bank tidak terulang kembali di tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Yusuf mengatakan, besarnya dana Pemda di perbankan di akhir tahun seharusnya tidak ter­jadi. Apalagi, ada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tugas dan fungsi kedua lembaga tersebut, yaitu memas­tikan anggaran bisa tereksekusi cepat dan tepat.

Ke depan, kata Yusuf, koor­dinasi Pemerintah Pusat dan daerah juga harus ditingkatkan. Pemerintah Pusat harus lebih ce­pat menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) dan Petunjuk Pelaksa­naan (Juklak). Terutama untuk anggaran transfer ke daerah.

Hal itu penting agar TAPD dan OPD bisa segera menerbitkan su­rat edaran kepala daerah tentang pedoman penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).

Yusuf melihat, seperti dilansir dari RM.id, integrasi sistem dan aplikasi perencanaan anggaran antara pusat dan daerah juga menjadi sumber masalah.

Karena, masih banyak daer­ah yang mengembangkan dan menggunakan aplikasi perencanaan sendiri. Selain aplikasi Kolaborasi Perencaan dan Informasi Kinerja Angga­ran (Krisna) dari Pemerintah Pusat.


Tag: