Proyek Kereta Cepat Harus Terus Berjalan

Masih Lebih Efisien Ketimbang Ditunda

Proyek Kereta Cepat Harus Terus Berjalan

jaringberita.com -Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) harus terus berjalan mesti biaya investasinya membengkak. Sebab, langkah itu masih lebih efisien daripada menunda pembangunannya.

Proyek KCJB diperkirakan mengalami pembengkakan biaya atau cost overrun hingga Rp 1,176 miliar dolar Amerika Serikat (AS), setara Rp 16,8 triliun.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjadi salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Negara), yang mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk tahun 2023 sebesar Rp 4,1 triliun.

“PMN itu untuk menyelesaikan proyek KCJB. Tapi sebaiknya harus tahu dulu di mana masalah penyebab cost overrun,” saran Tauhid.

Menurutnya, proyek kereta cepat tersebut harus terus berjalan. Jangan mengabulkan aspirasi agar proyek itu ditunda dulu. Apalagi, proyek hampir rampung.

Dia menilai, saat ini yang paling memungkinkan untuk dilakukan Pemerintah maupun konsorsium, adalah mengambil langkah untuk meminimalisir penambahan utang akibat terjadinya pembengkakan biaya.

“Sebagian pembiayaan ini kan dalam bentuk utang. Utang korporasi bunganya besar. Jadi, harus ada upaya lain yang dilakukan, tidak hanya efisiensi,” sambungnya.


Tag: