Proyek pertama yang akan digarap adalah Pembangunan Pulp Project di Tarakan atau di Sebut juga Phoenix Resources International Project , Kalimantan Utara. MPXL akan mengatur pengiriman material senilai Rp 130 Miliar selama 15 bulan, serta penyewaan alat berat.
Kalimantan utara sendiri saat ini merupakan salah satu propinsi yang akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) . Ini akan meningkatkan investasi dari perusahaan nasional dan multinasional karena sumber Energi hijau yang murah dan ramah lingkungan.
MPXL memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas dalam industri logistik yang meliputi jaringan transportasi, material proyek dan pergudangan. Penandatanganan MoU ini akan memungkinkan MPXL untuk menggunakan keahliannya dalam menyediakan ekspedisi dan pengaturan logistik yang tepat waktu dan efisien.
“Adanya penandatanganan MoU ini adalah wujud kepercayaan dari mitra kami, dan juga dengan MOU ini MPXL secara resmi masuk juga di bisnis penyewaan alat berat sebagai divisi baru perusahaan kami. Saya berharap kerjasama ini dapat menjadi acuan bagi kami untuk selalu bersemangat menggali proyek-proyek baru dan akan selalu ikut andil dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.” Jelasnya .
[