Harga mahal
Dodiet mengakui saat ini harga mobil listrik belum dapat dikatakan terjangkau. Menurut dia penyebabnya karena acuan harga baterai.
"Mahalnya harga mobil listrik saat ini sedikit banyak dipengaruhi harga rata-rata baterai masih di kisaran 150 USD per kWh," kata Dodiet.
Ia bilang harga baterai berpengaruh besar terhadap hitung-hitungan banderol akhir sebuah kendaraan listrik.
"Di mana share baterai terhadap harga produksi mobil listrik masih di kisaran 35 persen sampai 50 persen," ungkapnya.
Ia berharap ke depan Indonesia dapat menjadi pemain utama pada komponen baterai. Dodiet menjelaskan Indonesia kaya akan sumber daya alam dari bahan baku utama pembuatan baterai untuk kendaraan listrik.
Daftar mobil listrik di Indonesia berdasarkan data Kemenperin:
1. Wuling Air EV Standard Range Rp250 juta
2. Wuling Air EV Long Range Rp300 juta
3. Renault Twizy Rp595 juta
4. Hyundai Ioniq Electric Rp682 juta
5. Hyundai Kona Electric Rp742 juta
6. Hyundai Ioniq 5 Rp718 juta - Rp829 juta
7. Nissan Leaf Rp728 juta
8. Mini Electric Rp945 juta - Rp955 juta
9. Lexus UX3
10. Tesla Model 3 Standard Plus Rp1,5 miliar
11. Tesla Model Y Long Range Rp2 miliar