Ada 3 Hal Bikin Indonesia Kurang Diminati Investor


Ada 3 Hal Bikin Indonesia Kurang Diminati Investor

Selain tantangan tersebut, Taslim menyampaikan, bahwa posisi Indonesia saat ini masih kurang menarik bagi investor dibandingkan negara lain. Penyebabnya, masalah perizinan yang sangat banyak dan sulit. Untuk itu, Pemerintah harus mencari berbagai cara agar sektor migas di Indonesia menarik.

Pihaknya juga mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda), untuk bersama-sama meningkatkan daya tarik investasi di Indonesia. Sehingga bisa mendukung target pencapaian peningkatan produksi migas nasional di tahun 2030, yaitu produksi minyak 1 juta barel dan gas 12 BSCFD (Billion Standard Cubic Feet per Day).

“Untuk mewujudkannya, dibutuhkan dukungan dari Kontraktor dan Pemda penghasil migas,” katanya.

Terkait upaya peningkatan produksi migas nasional, Taslim memastikan, SKK Migas terus berupaya memaksimalkan aset yang sudah ada menjadi produksi, mempercepat EOR (Enhanced Oil Recovery), mengakselerasi temuan yang ada menjadi produksi, serta melakukan eksplorasi yang masif.

“Seperti kita ketahui, saat ini Indonesia merupakan importir migas. Karena dari kebutuhan sebesar 1,4 juta barel per hari, Indonesia hanya bisa memproduksi 615 ribu barel per hari,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Kepala SKK Migas Ngatijan menjelaskan, hingga kuartal III-2022, produksi minyak nasional masih belum mencapai target yang ditetapkan.

Merujuk data SKK Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas, produksi minyak baru mencapai 613.100 barel per hari (bph). Alias 87,2 persen dari target APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sebesar 703.000 bph.

“Dari awal tahun, kita tahu bahwa kemampuan kita pada saat itu untuk mencapai 703 ribu barel sangat susah,” akunya.

Hal ini dikarenakan unplanned shutdown yang terjadi pada beberapa lapangan migas sejak awal tahun. Sehingga turut berdampak pada raihan produksi migas di tahun ini

Sementara lifting minyak hingga kuartal III-2022 mencapai 610.100 bph, atau 86,8 persen dari target 703.000 bph.

Lalu, salur gas mencapai 5.353 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day), atau 92,3 persen dari target sebesar 5.800 MMSCFD.


Tag: