Bobby menyebutkan bahwa peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi Pemkot Medan. Mereka akan memantau semua pembangunan yang menggunakan APBD Kota Medan.
Ini pembelajaran bagi kami Pemkot Medan akan terus melihat, mewaspadai dan memantau semua hal-hal yang berkaitan dengan penggunaan anggaran, baik itu pengerjaannya maupun kualitasnya," tutupnya.
Untuk diketahui, bangunan tersebut menghabiskan anggaran Rp2,4 miliar yang bersumber dari APBD Kota Medan. Bangunan yang roboh tersebut ternyata baru tandatangan kontrak tender pada bulan Maret 2022 lalu. Belum sempat digunakan, bangunan tersebut malah roboh.
Berdasarkan dari halaman resmi LPSE Kota Medan untuk Pembangunan Rehabilitasi Gedung Kejari Medan pertanggal 31 Januari 2022, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan menggunakan APBD Tahun 2022 dengan total nilai Rp2,5 miliar.
Atas kejadian tersebut, Bobby mengunggah saat dirinya meninjau gedung itu di akun Instagram miliknya seperti dikutip dari laman detiksumut.com.
Dalam unggahannya tersebut, Bobby mengatakan dirinya mendapatkan informasi soal robohnya bangunan tersebut dari berita di media. Dia juga mengatakan bangunan itu ternyata dibangun dengan menggunakan dana hibah Pemkot Medan.
"Beberapa hari ini banyak pemberitaan yang beredar mengenai adanya bangunan baru di gedung Kejaksaan Negeri Medan yang berasal dari dana rehabilitasi hibah Pemko Medan, mengalami kerusakan,"tulis Bobby.
"Untuk itu, saya langsung meninjau lokasi guna melihat langsung kerusakan yang terjadi," sambungnya.
Masih dalam unggahan tersebut, Bobby mengaku setelah meninjau lokasi ternyata ada beberapa bagian yang mengalami kerusakan. Atas hal itu dia akan menindak pemborong bangunan tersebut.
"Ternyata ada beberapa bagian gedung yang mengalami kerusakan. Nantinya kami akan memanggil pemborong yang mengerjakannya dan akan kami beri sanksi tegas, bahkan akan kami ganti," ujarnya.
Bobby juga berjanji akan membangun ulang bangunan yang roboh tersebut dengan kualitas yang lebih baik. Dia juga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Bangunan ini juga akan kami bangun ulang dengan kualitas yang baik. Saya harap kejadian ini tidak terulang kembali," tutupnya