jaringberita.com -Paska menerkam ibu dan anak dilokasi pemandian Dusun 5 Desa Tubiran, Kecamatan Msrbau, Labuhanbatu Utara, Kamis (18/5/2023) pagi, warga berhasil menangkap seekor
buaya ikan tidak jauh dari tempat kejadian korban dimangsa hewan buas di rawa itu.
H Sofian MHum selaku Camat Marbau menyampaikan hal itu ."Iya betul Pak, sudah ditangkap warga," kata Sofian, melalui telepon selular saat dihubungi Kamis (18/5/2023) siang dilansir mtc.
Katanya, yang menerkam ibu dan anak itu, jenis buaya ikan. Warga bersama personil TNI dan Polri, menangksp buaya tersebut, paska memangsa ibu dan anak.
Menurut Sofian, setelah ditangkap, buaya tersebut sempat dibawa ke Polsek Marbau. Setelah itu, dibawa ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuhanbatu Utara, untuk selanjutnya akan diserahkan ke Badan Konserfasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara.
Sofian menyebutksn, warga sudah biasa melakukan kegiatan cuci dan mandi di pinggir Sungai Marbau. Selama ini, belum pernah ada konflik buaya dengan manusia.
Sementara terkait kondisi dua korban paska diterkam buaya, katanya sudah dibawa ke salah satu rumah sakit di Kampung Pajak, untuk mendapatkan perawatan intensif. Sebelumnya sempat mendapatkan perawatan awal di Puskesmas Blungkut.
Seperti diberitakan media ini sebelumnya,Ibu dan anak diterkam buaya di Dusun 5 Desa Tubiran, Kecamatan Merbau, Labuhanbatu Utara, Kamis (18/5/2023) sekitar pukul 08.00 WIB pagi.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, buaya pertama kali menerkam seorang remaja puteri bernama Cinta. Saat itu, Cinta sedang mencuci pakaian di pinggir Sungsi Merbau.
Cinta, saat itu langsung meminta bantuan kepada ibunya, yang juga sedang berada disekitar lokasi. Si ibu, bernama Sri Minten, berupaya memberikan pertolongan. Namun naas bagi Sri Minten, saat dirinya menyelamatkan puterinya dari terkaman buaya. Malah buaya itu melepaskan ditinya dari Cinta, berbalik menyerang Sri Minten.
Akibat serangan seekor buaya ini, kedua ibu dan anak ini mengalami luka-luka dibeberapa bagian tubuhnya. Seperti tangan dan kakinya.