jaringberita.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan melaksanakan pelatihan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) pada, Jumat (25/11/202) dan Sabtu (26/11/2022) kemarin.
Salah seorang narasumber dalam pelatihan itu, Inke Maria S.S.Kep Ners menyatakan pelatihan PPI sangat penting guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para perawat dalam mencegah dan mengendalikan Infeksi di lingkungan rumah sakit.
"Hal penting dilakukan pelatihan ini adalah merubah perilaku dari pada tenaga kesehatan (nakes) untuk meningkatkan mutu dari setiap fasilitas kesehatan mulai dari pintu masuk sampai pintu belakang, karen PPI ini dilakukan di setiap ruangan," katanya, Minggu (27/11/2022).
Contohnya, jelas dia, dimulai dengan melakukan cuci tangan, alat pelindung diri, pemilahan dan pembuangan sampah yang benar, penatalaksanaan linen, kebersihan ruangan, pemrosesan alat, pencegahan infeksi di pelayanan gizi atau di dapur serta bagaimana penatapelaksanaan jenazah dan etika batuk.
"Sebenarnya semua rumah sakit saat ini sedang menggalakkan akreditasi, jadi setiap penilaiannya ada elemen PPI dimana semua perawat harus terpapar materi PPI," jelasnya.
Di pelatihan ini, imbuh dia, para peserta juga diajak untuk membuktikan bahwa apakah sudah memahami dan melaksanakan PPI itu.
"Saya lihat pretestnya sudah memuaskan jadi pelatihan ini hanya refresh saja bagi para peserta. Kita juga melihat di lapangannya juga apakah PPI itu dijalankan juga," kata Inke yang juga Ketua himpunan perawat pencegahan dan Pengendalian Infeksi Sumut.
Inke juga menambahkan bahwa yang perlu dicegah di rumah sakit itu adalah infeksinya. Agar pasien-pasien, pengunjung yang datang ke rumah sakit pulangnya tidak terkena infeksi.
"Jadi jika PPI ini dilaksanakan maka pasien yang datang tidak dengan infeksi juga pulang dengan tidak infeksi. Begitu juga pengunjung maupun pekerja di lingkungan rumah sakit harus pulang tanpa infeksi," pungkasnya.