Adapun rute dilalui dari gereja HKBP Pargodungan Dolok Sanggul, Distrik III Humbang Ressort Dolok Sanggul jalan Letkol GA Manullang melewati ke jalan Siliwangi, jalan Melanthon, jalan Veteran, dan kembali ke gereja HKBP Pargodungan Resort Dolok Sanggul.
Sejumlah jemaat, dan ratusan warga bahkan meneteskan air mata ketika menyaksikan adegan, di mana seseorang yang memerankan sosok Yesus Kristus dipukuli dan dicambuk sepanjang perjalanan.
Puncak keharuan terjadi saat Yesus disalib di halaman gereja HKBP Pargodungan Dolok Sanggul, Distrik III Humbang Ressort Dolok Sanggul yang dijadikan sebagai Bukit Golgota.
Rasa haru semakin terlihat di setiap wajah jemaat saat pemeran Yesus Kristus ditelanjangi dari jubahnya dan disalib hingga terlihat jelas luka-luka di sekujur tubuhnya. Bahkan, di antara jemaat tak kuasa meneteskan air mata saat Ibunda Maria menangisi putra Yesus di pangkuanya usai penyaliban.
Salah seorang warga yang ditemui mengatakan , terharu menyaksikan dramatisasi jalan salib tersebut. "Saya, tak mampu menahan air mata mengingat penderitaan yang dialami Yesus ketika itu," ungkap boru Lumbangaol.
Sementara itu, Pdt Desla Berius Simanullang STh mengatakan, prosesi jalan salib yang dilakukan ini merupakan refleksi umat atas penderitaan Yesus Kristus dalam menebus dosa umat manusia.
Dia berharap , kisah penderitaan Yesus dapat dijadikan sebagai momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. " Makna dari prosesi jalan salib ini agar umat dapat meresapi penderitaan yang dirasakan Yesus untuk menebus dosa-dosa umat manusia,” katanya.