Sementara, Komandan Kompi 126 Kala Cakti, Lettu, S Sipahutar menambahkan, kegiatan yang diselenggarakan atas dasar keperdulian itu, dinilainya cukup baik dan harus terus ditingkatkan.
"Sangat baik, kami tertarik untuk ikut. Intinya selalu belajar dan jangan lupa berdoa. Semoga kegiatan ini akan menjadi amal bagi kita semua, banyak yang harus kita ambil dari pertemuan ini. Silaturahmi serta saling mengenal," paparnya.
Sedangkan seorang pengurus Panti Asuhan Putra Al Arif Al Washliyah, Ismayuddin mengakui, bahwa PC INTI, Pengkab Perbakin, Yayasan Sosial Budi Agung maupun Badan Amal Budi Agung merupakan organisasi yang kerap menyalurkan santunan ke panti.
Dia menilai, kehadiran sejumlah tokoh etnis Tionghoa terkhusus dalam rangkaian HUT ke-24 INTI, memperlihatkan sifat rendah hati seperti kata pepatah 'duduk sama rendah, berdiri sama tinggi'.
"Inilah sikap dan sifat yang diperlihatkan sosok tokoh etnis selama ini, rendah hati dan berjiwa sosial. Bang Acan ini adalah motor, karena selalu membawa orang-orang sukses ke panti. Ini luar biasa buat kita, mari kita saling mendoakan agar sukses dan sehat selalu," sebutnya.
Amatan di lokasi, setelah menyerahkan santunan tali asih dan menu berbuka puasa ke 4 panti asuhan, terakhir rombongan berbuka puasa bersama di Panti Asuhan Putra Al Arif Al Washliyah Rantauprapat.