jaringberita.com -
Sertu Mansar Pardede terkapar.
Babinsa Koranil Desa Bangun Purba, Kodim 02/04 Deli Serdang, itu sudah dilarikan ke Rumah Sakit Sari Mutiara, Lubuk Pakam guna pertolongan medis.
Sedangkan pelaku pembacokan juga bernasib sama. Babak belur dihakimi masa. Belakangan disebut kalau pelaku orang gila. Benarkah?
Dandim 02/04 Deli Serdang, Letkol Czi Yoga Febrianto kepada media membenarkan kejadian tersebut dan pelaku sudah diserahkan ke Polsek Bangun Purba, Polresta Deli Serdang.
Terkait kabar kalau pelaku mengalami gangguan jiwa (gila, red), Letkol Czi Yoga Febrianto mengatakan masih dalam proses observasi medis untuk memeriksa kondisi kejiwaan pelaku.
Informasi diterima redaksi, musibah menimpa Sertu Mansar Pardede bersama rekanya Serda M Simbolon Babinsa Koramil 19 Bangun Purba sedang melakukan patroli.
Tepatnya di Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang, kedua anggota TNI AD tersebut melihat pelaku sedang mencuri buah sawit milik PT Mara Jaya.
Mereka langsung menegur pelaku yang diketahui bernama Dalianto (44), warga Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang.
Tak terima ditegur, ketiganya terlibat cekcok mulut. Namun pelaku memilih pergi meninggalkan lokasi. Sementara korban dan rekanya melanjutkan patroli.
Diperjalanan, di Desa Ujung Rambe tiba-tiba pelaku langsung menyerang Sertu Mansar Pardede dengan menggunakan parang secara membabi buta hingga akhirnya korban mengalami luka bacok pada bagian pipi kiri, kepala belakang, bagian tangan kanan serta paha kanan.
Usai melampiaskan kemarahannya pelaku langsung melarikan diri. Melihat rekanya bersimbah darah, Serda M Simbolon langsung membawa korban ke Puskesmas Pertumbukan untuk mendapatkan pertolongan medis. Akhirnya dirujuk ke RS Sari Mutiara Lubuk Pakam.