Kapendam menguraikan, informasi penyerahan 28 munisi tajam kaliber 5,56 mm, satu magazen M16, dan satu magazen SS1 itu disampaikan langsung oleh Dansatgas Yonif 132/BS, Letkol Inf Ahmad Fauzi kepada dirinya.
Dari penjelasan Dansatgas diketahui, warga yang menyerahkan munisi dan dua magazen itu bermana Jaya (33), seorang pendatang asal Sulawesi Selatan yang bekerja sebagai buruh konstruksi di Kampung Yowong, Kabupaten Keerom, Papua.
Awalnya, Jaya tanpa sengaja menemukan munisi dan dua magazen itu sekitar Desember 2022. Saat itu dirinya tengah membersihkan bangunan gedung LPSE Pemkab Keerom yang akan direnovasi.
"Setelah sekian lama menyimpannya, barulah pada Minggu (19/3/2023), Jaya menyerahkannya kepada tiga personel Pos Skamto Kipur B Satgas Yonif 132/BS yang dipimpin Serda Vikri yang saat itu tengah melaksanakan pengamanan rute perjalanan di Bukit Kampung Yowong dalam rangka gladi pengamanan VVIP kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom," urai Kapendam meneruskan informasi Dansatgas Yonif 132/BS.
Hasil penyerahan ini dilaporkan secara berjenjang mulai dari Serda Vikri kepada Danpos Skamto, Letda Inf Ahmad Arifin Tanjung, kemudian kepada Dankipur B Satgas, Lettu Inf Zainudin Hamidi Sinaga, lalu kepada Wadan Satgas, Mayor Inf Zulfikar Rakita Dewa, dan terakhir kepada Dansatgas, Letkol Inf Ahmad Fauzi.