jaringberita.com -Perumnas kembali disebut hendak menggusur Masjid Amal Silaturrahim di Jalan Timah Putih, Kelurahan Sukarami II, Kecamatan Medan Area.
Isu mencuat bikin resah Ummat Islam dan menuai penolakan berbagai pihak karena dinilai hanya untuk kepentingan mengorbankan masjid.
Ketua Pengurus Wilayah Al-Jam’iyatul Washliyah (PW Al-Washliyah) Sumut Utara, Dedi Iskandar Batubara memberikan respons terhadap isu tersebut.
Bahkan Anggota DPD RI tersebut hadir melaksanakan subuh berjamaah disana untuk melihat dan mendengar langsung keluhan pengurus masjid dan warga.
Dikatakan Dedi, kalau PW Al Washliyah Sumut, bersama ormas Islam lain, juga Majelis Ulama Indonesia (Kota Medan) sudah pernah mengeluarkan dan membuat kesepakata bersama pada 14 April 2021.
"Iintinya kita tetap mendukung sikap MUI Kota Medan yang menolak pemindahan Masjid Amal Silaturrahim dan masjid tersebut sesungguhnya adalah betul-betul sebagai wakaf,"jelas Dedi.
Dirinya menegaskan kepada pihak Perumnas agar menjaga komitmen terhadap apa yang dahulu pernah disampaikan pada 5 April 2017, terkait tidak akan memindahkan Masjid Amal Silaturrahim, namun justru akan memperindah keberadaan rumah ibadah itu.
Kemudian katanya, yang terpenting adalah tema besar sebuah pembangunan, tidak seharusnya mengorbankan (menggusur) masjid. Karena ini kan hal yang sensitif. Karena pembangunan itu tidak semata hanya berbentuk fisik.
DIB juga meminta dengan tegas agar pihak Perumnas tidak lagi berupaya melakukan langkah lanjut (menggusur masjid), terutama bermodalkan putusan pengadilan agama. Sebab menurutnya itu cara yang tidak arif dalam menjaga kerukunan yang telah terbangun.
Dalam kesempatan itu, DIB juga mengaku kehadirannya di MAS bersama dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menjalankan ibadah salat Subuh. Sekaligus juga menyaksikan beberapa sudut bagian masjid yang tengah dilakukan perbaikan untuk memperindah bangunan.
Sebelumnya beredar informasi terkait pernyataan dari Masyarakat Pembela Tanah Wakaf (MPTW) di media sosial oleh Abdul Latif Balatif, yang mengundang seluruh anggota, pertisipan dan relawan untuk hadir di MAS dalam rangka menjaga masjid sekaligus konsolidasi mempertahankan rumah ibadah tersebut.
“Kami mengambil keputusan dan sekaligus menjadi arahan serta kewajiban seluruh anggota, pastisipan, relawan MPTW dan berkumpul bersama hari Ahad, 12 Februari 2023 sampai Senin (13/2/2023),” pungkas Abdul Latif dalam pesan berantainya, demikian diterima redaksi.