Lama Hidup Tanpa Listrik, Dusun Lae Hundulan Kini Terang Benderang


Lama Hidup Tanpa Listrik, Dusun Lae Hundulan Kini Terang Benderang
Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor bersama Manejer PLN UP3 Sibolga Darwin Simanjuntak resmikan aliran listrik di Kecamatan Tarabintang

jaringberita.com -Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor, resmikan jaringan listrik desa di Dusun Lae Hundulan Desa Tarabintang Kecamatan Tarabintang, Kamis (16/2).

Peresmian itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Dosmar dan menekan tombol bersama Manejer PLN UP3 Sibolga Darwin Simanjuntak.

Camat Tarabintang Serinaya Tinambunan, menjelaskan ada sebanyak 40 Kepala Keluarga jumlah penduduk di Lae Hundulan dan Jaringan listrik ini sudah lama sekali didambakan masyarakat.

“Tahun ini kami sudah merasakan sukacita dan kemerdekaan atas terpenuhi harapan masyarakat Lae Hundulan mendapat penerangan listrik. Masyarakat sangat bangga dan bersyukur atas perhatian dan kepedulian Bapak Bupati Humbahas dan Manager PLN UP3 Sibolga. Indonesia merdeka 77 tahun dan hari ini kami dapat menikmati kemerdekaan ini secara nyata” jelas Serinaya Tinambunan.

Darwin Simanjuntak menjelaskan pembangunan jaringan listrik ke Dusun Lae Hundulan telah dilakukan sejak Oktober 2022 sampai Januari 2023 dan menelan biaya hampir Rp 1,6 miliar.

“Banyak tantangan yang kami hadapi selama pembangunan, tapi dapat berjalan dengan baik atas dukungan masyarakat dan Pemkab Humbang Hasundutan. Pekerjaan ini belum sempurna tapi akan kami perbaiki semaksimal mungkin. Kami berharap agar jaringan listrik yang sudah masuk agar dijaga dan dipergunakan dengan benar," kata Darwin.

Darwin juga mengatakan bahwa seluruh dusun yang belum dialiri arus listrik telah dicatat, dirinya berjanji akan segera membangun aliran listrik sesuai anggaran yang ada.

"Dusun-dusun yang belum tersentuh listrik telah didata. Kami berjanji, dusun mana yang belum ada listrik sudah kami catat, mana nanti anggaran yang cukup akan kami laksanakan. Sehingga desa-desa di Humbang Hasundutan dapat menikmati listrik dari PLN,” jelas Darwin Simanjuntak.

Harapan Meha mewakili tokoh masyarakat Lae Hundulan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Humbahas dan pihak PLNSibolga atas perhatiannya kepada masyarakat, serta berharap pembangunan aliran listrik dapat berlanjut ke dusun yang belum dialiri listrik, serta juga akses jalan dan jaringan internet.

“Kami merasa sangat senang atas pembangunan jaringan listrik ini, kami juga berharap pembangunan jaringan listrik berlanjut sampai ke Dusun Lae Kapur yang bersebelahan dengan Dusun Lae Hundulan, Warga siap mendukung program-program yang dijalankan pemerintah. Pembangunan yang lain seperti akses jalan, internet kami juga sangat membutuhkannya” pinta Meha.

Sementara Dosmar memohon maaf karena baru sekarang pembangunan aliran listrik dapat terealisasi, dirinya juga mengatakan dengan terbangunnya jaringan listrik ke Lae Hundulan, masyarakat dapat memperoleh kehidupan yang lebih baik lagi.

"Jaringan listrik ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya bagi anak-anak sekolah, Kami mohon maaf baru kali ini listrik bisa masuk, mungkin karena banyak keterbatasan kami, semua kebaikan ada tantangannya, tapi berkat kegigihan Camat, Kades, dan elemen masyarakat semua dapat terwujud," kata Dosmar.

"Jaringan listrik ke Lae Kapur akan diusahakan bekerjasama dengan pihak PLN serta pembangunan akses jalan akan dibangun tahun 2024 mendatang agar semua masyarakat di Humbang Hasundutan bisa merasakan pembangunan,” tambah orang nomor satu di Humbahas itu.

Bupati Humbahas juga menjelaskan terkait matematika gasing dan penanganan stunting. Dengan adanya inovasi gasing (gampang asik dan menyenangkan) dalam pembelajaran matematika, kemampuan anak-anak semakin meningkat di Humbang Hasundutan.

Mengenai stunting, Dosmar meminta agar masyarakat di desa saling menjaga kebersihan agar terhindar dari penyakit. Termasuk jangan BAB (buang air besar) sembarangan.

Diharapkannya agar Pemerintah Desa mendata warganya yang belum memiliki toilet, supaya dibangun dari anggaran dana desa yang nantinya akan dibantu anggaran dari pemerintah Kabupaten, serta Calon pengantin dan ibu-ibu hamil agar selalu konsultasi dan melakukan pemeriksaan ke Puskesmas guna mencegah anak terkena stunting.

Penulis
: Trendy Purba

Tag: