Keilmuan Dokter Indonesia Tak Kalah dari Negara Singapura atau Malaysia


Keilmuan Dokter Indonesia Tak Kalah dari Negara Singapura atau Malaysia
Istimewa

jaringberita.com - Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala dan Leher Indonesia (Perhati-BKL) Sumut menggelar 1st Sumut ENT Update (Sent Up) di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan, Sabtu (28/1/2023).

Rangkaian seminar dan lunch symposium yang menghadirkan pembicara dari 9 divisi THT BKL FK USU serta terakreditasi IDI ini diharapkan meningkatkan kualitas keilmuan dan keterampilan di bidang THTBKL.


"Seiring perkembangan keilmuan dan teknologi kedokteran, kita dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensi. Untuk itu, SENT Up kita harapkan menjadi agenda tahunan Perhati BKL Cabang Sumut, di mana perkembangan terkini di 9 divisi keilmuan THTBKL menjadi menu utamanya," kata Ketua Perhati BKL Cabang Sumut dr Wijaya Juwarna,M.Ked (ORL-HNS), Sp.THT-KL, F. Rinologi.


Dalam kesempatan itu juga, Wijaya Juwarna menegaskan, dokter di Indonesia tidak kalah dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. "Kita tidak kalah dari negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Kita hanya sedang 'tertidur nyenyak' di negara yang begitu kaya akan sumber daya alamnya," ungkapnya.


Dia mengibaratkan seperti Harimau. Indonesia punya banyak Harimau, hanya saja karena makanan mudah didapat, membuat harimau tidur kekenyangan.


Sementara di negara tetangga, hutan mereka hanya memiliki sedikit sumber makanan, sehingga harimau harus selalu bergerak, melompat, berenang, berlari kalau perlu harus terbang untuk mendapatkan sumber makanan, sehingga menjadikan harimau mereka lebih waspada, berotot dan tangkas.


"Tanpa kita sadari hal ini membuat kita mengecilkan diri kita. Sudah saatnya bangun dari tidur yang panjang, saatnya bangkit bersama saling membesarkan potensi demi kemajuan di masa yang akan datang. Kedepan SENT Up harus terus bergulir di setiap tahunnya. Kita pasti BISA," tegasnya.

Editor
: Nata

Tag: