Senin, 12 Oktober 2026

Keilmuan Dokter Indonesia Tak Kalah dari Negara Singapura atau Malaysia

- Sabtu, 28 Januari 2023 23:00 WIB
Keilmuan Dokter Indonesia Tak Kalah dari Negara Singapura atau Malaysia
Istimewa

jaringberita.com - Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala dan Leher Indonesia (Perhati-BKL) Sumut menggelar 1st Sumut ENT Update (Sent Up) di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan, Sabtu (28/1/2023).


Rangkaian seminar dan lunch symposium yang menghadirkan pembicara dari 9 divisi THT BKL FK USU serta terakreditasi IDI ini diharapkan meningkatkan kualitas keilmuan dan keterampilan di bidang THTBKL.

Baca Juga:


"Seiring perkembangan keilmuan dan teknologi kedokteran, kita dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensi. Untuk itu, SENT Up kita harapkan menjadi agenda tahunan Perhati BKL Cabang Sumut, di mana perkembangan terkini di 9 divisi keilmuan THTBKL menjadi menu utamanya," kata Ketua Perhati BKL Cabang Sumut dr Wijaya Juwarna,M.Ked (ORL-HNS), Sp.THT-KL, F. Rinologi.


Dalam kesempatan itu juga, Wijaya Juwarna menegaskan, dokter di Indonesia tidak kalah dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. "Kita tidak kalah dari negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Kita hanya sedang 'tertidur nyenyak' di negara yang begitu kaya akan sumber daya alamnya," ungkapnya.

Baca Juga:


Dia mengibaratkan seperti Harimau. Indonesia punya banyak Harimau, hanya saja karena makanan mudah didapat, membuat harimau tidur kekenyangan.


Sementara di negara tetangga, hutan mereka hanya memiliki sedikit sumber makanan, sehingga harimau harus selalu bergerak, melompat, berenang, berlari kalau perlu harus terbang untuk mendapatkan sumber makanan, sehingga menjadikan harimau mereka lebih waspada, berotot dan tangkas.


"Tanpa kita sadari hal ini membuat kita mengecilkan diri kita. Sudah saatnya bangun dari tidur yang panjang, saatnya bangkit bersama saling membesarkan potensi demi kemajuan di masa yang akan datang. Kedepan SENT Up harus terus bergulir di setiap tahunnya. Kita pasti BISA," tegasnya.


Dia juga mengapresiasi dukungan Departemen THTBKL FK USU, IDI Wilayah Sumut, para guru besar, senior, dan sejawat anggota biasa dan muda Perhati BKL Cabang Sumut dan Panitia serta PT.Interbat yang telah memberikan segala potensi, sehingga acara SENT Up yang pertama ini dapat terlaksana.


Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Sumatera Utara (Sumut) dr. Ramlan Sitompul, SpTHT-KL. Dalam kesempatan itu, dia menekankan soal mental melayani seorang dokter.


"Masyarakat atau pasien datang ke kita dalam kondisi, kebatinan dan emosinya dalam titik terendah, karena ada sesuatu yang membuat dia tidak nyaman karena penyakitnya. Maka karena dari dokter itu adalah semangat pelayanan, maka rasa empati dan kasih sayang kepada pasien harus muncul. Mental melayani seorang dokter ini jangan sampai hilang dan tercabut dari seorang dokter rasa melayani itu," ungkapnya.


Dia juga mengapresiasi kegiatan Sent Up perdana ini. "Kita memahami ini betul bahwasanya pendidikan dokter THT itukan waktunya terbatas. Begitu mereka memenuhi hak dan kewajibannya maka kita harus selesaikan dia sebagai dokter THT. Dengan ada acara seperti ini, kita upgrade lagi perkembangan - perkembangan THT. Maka kita harapkan teman-teman di daerah mengupdate itu semua," sarannya.


Sedangkan Ketua Panitia dr. Carlo Maulana AkbarM.Ked(ORL-HNS), Sp.THT-KL menambahkan, kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dengan para senior dan guru besar.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Dokter Polri Ingatkan Bahaya FWB Bagi Remaja
Cuaca Medan Panas, Dokter Sarankan Hindari Keluar Rumah
Satpol PP dan Dokter Gotong Royong Bersihkan Areal RS Pirngadi
Medis: 80 Persen Anak dengan Penyakit Asma Punya Riwayat Alergi
Para Dokter akan Gunakan Pita Hitam Selama Sebulan, Ini Penyebabnya
Lagi Viral ! Dua Preman Tantang Polisi Saat Divideokan Lakukan Aksi Pungli Depan Kampus Kedokteran UMSU
komentar
beritaTerbaru