jaringberita.com - Polda Sumatera Utara mengatakan, tersangka I yang tewas tertembak pistol petugas Polres Belawan saat dilakukan penggrebekan merupakan bagian dari penyelidikan yang sebelumnya pihaknya sudah menangkap empat orang di tempat yang sama, yaitu berada di Gang Mapo Kecamatan Medan Labuhan.
Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Selasa (15/11/2022) siang.
Hadi mengatakan peristiwa penindakan ataupun penggrebekan yang dilakukan penyidik Polres Belawan itu adalah pengembangan dari pengungkapan dan penangkapan terhadap empat orang bandar juga pengedar narkoba sebelumnya.
Dan dari empat orang yang ditangkap dan diproses ada dua orang yang merupakan adik dari tersangka yang tewas kemarin.
Selain itu, Empat orang tersangka yang sebelumnya ditangkap proses hukumnya sudah berada di kejaksaan dengan proses tahap dua.
" Empat orang yang ditangkap oleh pihak kepolisian, mereka ditangkap dilokasi yang sama yaitu di GG Mapo, dan dari hasil pengembangan penyidikan mengarah ke tersangka I dan kembali melakukan penindakan pada hari Senin," ucapnya kepada wartawan.
Hadi menjelaskan, peristiwa pada Senin kemarin sebelum tersangka tertembak pistol petugas. Tersangka melarikan diri dan membuang barang bukti yang diduga merupakan narkoba jenis sabu-sabu, dan barang bukti berhasil ditemukan.
Ketika melarikan diri, salah seorang penyidik mengejar pelaku dan pelaku melakukan perlawanan dengan mencoba merebut senjata yang dipegang atau terselip dibagian pinggang penyidik.
Kemudian penyidik mempertahankan senjata dan terjadi rebutan atau tarik menarik sehingga meletus dan terkena leher sebelah kanan.
" Sebelum rebutan, si tersangka sempat melukai, jadi penyidik kita ada terluka sebelah lengan sebelah kiri itu luka sayatan oleh pisau lipat yang dibawa oleh pelaku," ucapnya lagi.
Sebelumnya, Seorang bandar narkoba berinisial I alias N (40) tewas tertembak senjata petugas lantaran ingin merebut saat dilakukan penggrebekan dirumahnya di Jalan Kolonel Yos Sudarso Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, Senin (14/11/2022) sekira pukul 09.00 WIB
Tersangka tewas tertembak dibagian leher lantaran saat dilakukan penyergapan, tersangka mencoba melawan dan ingin merebut senjata petugas saat dilakukan penangkapan.