Kapolda Sumut Jenguk Bocah di Karo yang Dianiaya Paman dan Bibi


Kapolda Sumut Jenguk Bocah di Karo yang Dianiaya Paman dan Bibi
istimewa
Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra menjenguk bocah laki-laki 4 tahun yang, koma karena dianiaya paman dan bibinya di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (29/9). Korban dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

jaringberita.com:Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra menjenguk bocah laki-laki 4 tahun yang, koma karena dianiaya paman dan bibinya di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (29/9). Korban dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Kata Panca korban kini tengah menjalani perawatan intensif.

“Saat ini korban tengah dalam perawatan intensif oleh dokter spesialis saraf, dokter spesialis anak, spesialis bedah saraf dan ahli gizi,”ujar Panca dalam keterangannya.

Dia memastikan Rumah Sakit Bhayangkara akan memberikan usaha terbaik demi kesembuhan korban.

“Kita akan terus pantau kondisinya hingga membaik,”ujar Panca.

Kepada masyarakat, dia mengimbau agar tidak ragu melapor ke polisi bila menemukan peristiwa kekerasan terhadap anak, siapapun pelakunya. Pihaknya tidak akan segan-segan mengambil tindakan.

"Saya minta masyarakat untuk ikut mengawasi dan menjaga lingkungannya. Polri tidak akan segan-segan memproses hukum orang tua atau siapapun yg melakukan kekerasan terhadap anak,’’ujar Panca.

Sebelumnya korban koma setelah dianiaya JS (30) dan M (24), paman dan bibi yang mengasuhnya.

Korban diasuh paman dan bibinya itu setelah orang tua bocah itu bercerai, tepatnya pada November 2021. Bocah itu lalu dijemput pelaku Mariati yang merupakan adik dari ayah bocah tersebut ke Jakarta. Bocah itu lalu diasuh kedua pelaku sejak usia 3 tahun.

“Mariati datang ke Jakarta menjemput korban dikarenakan ibu korban pergi meninggalkan keduanya (korban dan ayahnya),” ujar Kasi Humas Polres Karo, Iptu Sahril, dalam keterangan tertulis, Selasa (27/9).

Selama ini bocah itu diasuh kedua pelaku tepatnya di Desa Gurukinayan, Kecamatan Tigandreket, Kabupaten Karo. Sayangnya, bocah itu kurang diperlakukan dengan baik layaknya anak lain seumuran dirinya.

Bocah tersebut kerap disiksa kedua pelaku. Kemiskinan yang membelenggu M dan suaminya JS, jadi alasan mereka menyiksa korban.

Penulis
: lts
Editor
: La Tansa

Tag: