jaringberita.com - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut)
Musa Rajekshah berharap kepada para pengusaha yang tergabung di dalam Gabungan Pelaksana
Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) dapat meningkatkan kualitas dan jaga integritas.
Hal ini dikatakannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XV BPD Gapensi Provinsi Sumut, Sabtu (18/3/2023).
“Menjadi kontraktor ini tidak mudah, belum kerja saja pun sudah keluar uang. Mau nagih uang pun keluar uang, ini mohon maaf kita terbuka saja. Tapi kita mau semua berubah jadi baik, maka semua harus transparan lah, harus jujur, baik para penyelenggara pemerintah dan pengusaha. Semakin berkualitas lah kita pengusaha, jaga integritas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ijeck juga menjawab keluhan dari Gapensi terkait regulasi-regulasi di bidang jasa konstruksi yang tidak memihak para pengusaha jasa konstruksi atau kontraktor, khususnya regulasi di daerah.
“Ini akan kita lihat nanti mana wewenang kita, akan kita lihat secara aturan seperti apa. Sekarang ini memang sedang diperjuangan bagaimana agar teman-teman pengusaha kecil bisa bangkit jadi pengusaha besar,” ujarnya.
Ijeck mengapresiasi kehadiran Gapensi yang selama ini terus mendukung para anggotanya untuk terus tumbuh. Ia juga berharap, Musda Gapensi Sumut melahirkan kepemimpinan yang mempersatukan semua anggota.
"Musda ini kita harapkan menjadi pemersatu semua anggota untuk memajukan Gapensi ke depan," tandasnya.
Sementara itu, Sekum BPP Gapensi Andi Rukman menyampaikan dampak regulasi yang tidak memihak membuat para kontraktor lokal tidak diberdayakan. Hal itu dirasakan langsung oleh Gapensi, yang sekitar 77% adalah terdiri dari pelaku usaha konstruksi klasifikasi kecil.
Ia pun berharap Ijeck bisa membantu keperpihakan pemerintah daerah untuk para pengusaha.
Andi Rukman mengatakan, Gapensi Sumut selama ini dikenal memiliki warna yang cukup menentukan arah dan perjalanan Gapensi.
“Menurut saya Sumatera Utara sangat potensi untuk mengembalikan kejayaan Gapensi, ruang itu perlu dibuka kembali,” harapnya.