Gubsu Ingatkan Alumni USU Pulang Kampung Bangun Kampung Sumut


Gubsu Ingatkan Alumni USU Pulang Kampung Bangun Kampung Sumut
Istimewa
Gubsu Edy Rahmayadi

jaringberita.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengingatkan kepada seluruh alumni USU yang berada di Jakarta untuk pulang kampung agar ikut membantu membangun Sumut agar lebih maju.

Hal ini disampaikannya saat menjadi saksi di acara Pengukuhan Pengurus Pusat Ikatan Alumni (IKA) Universitas Sumatera Utara (USU) di Ruang Pustakaloka Gedung Nusantara IV Senayan, Jakarta, Jumat (13/1/2023) sore.

"Banyak di sini profesor-profesor, untuk itu saya ingatkan, agar pulang kampung, bantulah membangun kampung halaman, jangan sampai lupa kampung halaman. Saya yakin, banyak orang-orang hebat di IKA USU ini, yang mampu membangun Sumut lebih baik lagi," ucapnya.

Edy melanjutkan, jabatan Ketua Umum IKA USU adalah jabatan yang basah dengan keringat. Karenanya di mengaku heran kenapa banyak orang yang berebut untuk menjadi Ketua IKA USU.

Karenanya Edy mengaku salut dengan Ketua Umum IKA USU Muhammad Syafi'i atau biasa dipanggil Romo mau menjadi ketua.

"Salut saya sama Romo, karena hebat pun beliau memimpin, tidak dapat reward, bukan bisa jadi menteri kalau Romo ini jago memimpin IKA USU ini, makanya saya beri jempol kepada Romo. Saya juga mengigatkan kepada pengurus pusat, untuk memberikan kontribusinya kepada Sumut dan negara ini, bantu dengan pemikiran-pemikiran atau apapun itu," katanya.

Sementara itu Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan, agar IKA USU mulai membangun negeri dari Sumut.

"Seperti kata Pak Gubernur tadi, mulailah membangun dari Sumut, jangan melupakannya karena orang-orang hebat yang ada di IKA USU dibesarkan di Sumut, ini saatnya bapak-bapak dan ibu-ibu membuat daerahnya sendiri lebih maju lagi," ungkapnya.

Rektor USU Muryanto Amin mengatakan, bantuan seluruh IKA USU sangat diharapkan untuk membantu USU bisa masuk dalam daftar kampus terbaik dunia.

"Saat ini USU menurut Quacquarelli Symonds World University Rankings (QS-WUR) lembaga pemeringkatan universitas dunia, USU berada di peringkat 1.201 dunia, semoga kedepan bisa di peringkat 500 dunia," katanya.

Dia menambahkan, harus ada usaha dua kali lipat untuk mendapatkan rangking 500, karena bukan hal mudah untuk mendapatkannya. Ada banyak penilaian, lanjutnya, salah satunya adalah persepsi pengguna lulusan.

Ketua Umum IKA USU Muhammad Syafi'i menyampaikan, tujuan pertama IKA USU saat ini adalah membantu USU menjadi kampus kelas dunia.

"Untuk itu kepada seluruh pengurus pusat IKA USU harus memberikan kontribusi terbaiknya, agar kampus yang sama-sama kita cintai, masuk dalam daftar kampus terbaik di dunia, seperti yang dibilang rektor peringkat 500 dunia," katanya.

Editor
: Nata

Tag: