Gegara Jalan Rusak, Masyarakat Medan Ancam Boikot Pemilu 2024


Gegara Jalan Rusak, Masyarakat  Medan Ancam Boikot Pemilu 2024
Warga Kota Medan demo ancam boikot pemilu

jaringberita.com -Banyaknya jalan rusak, imbas proyek drainase Dinas PU Kota Medan, hingga kini masih terlihat mangkrak.

Baca juga :

Pejabat Meninggal Dilantik, Pengamat Hukum : Itu Pidana !

Hal itupula menjadi salah satu alasan masyarakat Kota Medan, khusunya warga Jalan Titi Pahlawan, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, mengancam akan memboikot Pemilu 2024.

Catat ! Jika jalan ke gang menuju kampung mereka tidak segera diperbaiki.

"Kami akan boikot Pemilu jika jalan kegang kami ini tidak diperbaiki Pemko Medan hingga Pemilu 2024,"ujar warga di sana pada Selasa (28/2).

Seratusan warga bukan hanya mengancam akan memboikot Pemilu, tapi mereka akan menanam pohon pisang sambil membentangka Bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Baca juga :

Pejabat Meninggal Dilantik, Ombudsman Sebut Tak Akan Terjadi Kalau Sekda Teliti

Menurut Rosmaini, Jalan gang yang menuju rumah warga sudah lama rusak dan selalu terendam air yang bersumber dari hujan dan selokan rumah warga.

Bahkan air ini bercampur dengan air limbah dari Rutan Klas-I Labuhan Deli yang mengandung tinja.

Akibat kondisi tersebut, warga terutama anak anak kerap menderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan gatal pada kulit kaki serta tangan.

Baca juga :

Pejabat Sudah Meninggal Dilantik Gubsu, Copot Kepala BKD !

Warga sudah sering mengeluhkan masalah tersebut kepada pemerintah dan beberapa anggota DPRD Kota Medan namun belum mendapat respon positif.

Jalan ini mulai rusak saat Walikota Medan Rahudman, sampai sekarang Walikotanya sudah berganti dengan Bobby Nasution belum juga diperbaiki. "Padahal sudah ada dana kelurahan,"ungkap Rosmaini.

Kami sangat kecewa dengan pemerintah padahal satu warga sudah meninggal akibat sakit DBD, beberapa waktu lalu.

Warga berharap, Pemko Medan dibawah kepemimpinan Bobby Nasution segera memperbaiki Gang Asam sebelum Ramadhan agar warga dapat merasa nyaman saat akan melaksanakan beribadah dan bisa berjalan ke Mesjid.

Baca juga :

Pejabat Meninggal dan Pensiun Dilantik, Gubsu Edy Nanggung Malu

"Sebentar lagi bulan Ramadhan jadi kami sangat berhapat Walikota membangun jalan ini agar kami nyaman bepergian ke mesjid,"kata Dewi Sartika.

Usai menyampaikan protesnya dan keluhannya, warga membubarkan diri kembali ke rumah masing masing dengan damai.

Pengamatan wartawan ini di lokasi, aksi warga ini tidak ada di hadiri Camat Medan Labuhan maupun Lurah Martubung.

Penulis
: Rompas
Editor
: Dedi

Tag: