Double Cabin Bawa 10 Penumpang Terseret Air Bah, 6 Ditemukan Meninggal


Double Cabin Bawa 10 Penumpang   Terseret Air Bah, 6 Ditemukan Meninggal
int
Ilustrasi

jaringberita.com -Bencana kembali melanda Sumatera Utara. Kali ini di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Air bah datag hingga menyeret sebuah mobil double cabin membawa penumpang sebanyak 10 orang.

BACA TERKAIT :

Dua Pemain Judi Terjaring Operasi Pekat Polisi

Bocah Perempuan Tewas Terseret Arus Sungai Batang Pane

Cuaca Panas, Suhu Udara di Medan Sempat Sentuh 34 Derajat Celcius

Populasi Harimau Sumatera saat ini Tak Lebih dari 600 Ekor

Gubsu Edy Wajibkan Penyusunan RKPD 2024 Menggunakan Metode Bottom-up

Ijeck Ajak Alumni Jadikan UISU Sebagai Universitas Kebanggaan

Dituduh Pelihara Begu Ganjang, Rumah Lansia di Tapsel Rusak Dilempari Warga

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tapanuli Selatan (BPBD Tapsel) menyebut mobil double cabin terseret air menewaskan 6 orang penumpang mobil.

"Dari 10 penumpang, sebanyak enam orang ditemukan tewas, dua dalam pencarian, dan dua lainnya selamat," kata Kalaksa BPBD Tapsel Umar Haloman dalam keterangan dilansir antara, Kamis (20/4/2023).

Informasinya, peristiwa itu terjadi pada Rabu (19/4/2023) malam sekira pukul 19.00 WIB. Mobil double cabin bersama 10 penumpang terseret derasnya arus Sungai Aek Sipange, di Kecamatan Aek Bilah, Tapsel.

Mobil nahas yang membawa 10 korban yang datang dari Pekan Baru, Riau itu hendak mudik ke kampung halaman di Tapus Godang, Kecamatan Aek Bilah.

Mereka menyeberang lewat jalur sungai karena jembatan penyeberangan tidak ada. Saat kendaraan berada di tengah tiba-tiba Sungai meluap," katanya.

Korban tewas yakni Dimsom Rambe, Syawal Rambe, Fahmi Rambe, keluarga Nusi Rambe dan Layar Rambe. Dua korban hilang masih tahap identifikasi dan dua orang dinyatakan selamat.

"Masyarakat, BPBD dan unsur kecamatan, TNI, Polri terpaksa menghentikan pencarian tadi malam dan akan dilanjutkan hari ini" katanya.

Korban meninggal dibawa ke Tapus Godang untuk disemayamkan di rumah duka.Demikian antara.

Penulis
: jrb
Editor
: Dedi

Tag: