Cegah Penyakit Jantung di Tempat Kerja, YJI Sumut Edukasi Pekerja Kantor DPRD Deliserdang


Cegah Penyakit Jantung di Tempat Kerja, YJI Sumut Edukasi Pekerja Kantor DPRD Deliserdang
Istimewa
jaringberita.com - Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis mengatakan salah satu faktor risiko penyebab penyakit jantung koroner adalah gaya hidup yang kurang sehat.

Hal ini, antara lain disebabkan seperti kurang olahraga, kebiasaan merokok, alkohol dan pola makan yang tidak sehat.

“Bahkan penelitian menyatakan, gaya hidup pasif, yaitu gaya hidup yang lebih banyak duduk dari pada bergerak, ternyata juga meningkatkan risiko penyakit jantung koroner,” ungkapnya saat Sosialisasi Pencegahan dan Pemeriksaan Jantung di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Deliserdang, Kamis (16/3/2023).

Menurut Nawal, saat ini banyak dijumpai gaya hidup pasif pada pekerja kantoran. Dimulai ketika duduk dalam perjalanan dari rumah ke kantor, hingga duduk berlama-lama pada jam kerja, sehingga kurang pergerakan dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

Untuk itu, YJI Sumut dan Perhimpunan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh darah (PERKI) Sumut serta Fakultas Kedokteran USU berkaloborasi menjalankan program Heart at Work untuk meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai kesehatan jantung.

Nawal berharap, sosialisasi ini memperluas kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan jantung koroner. Serta untuk terciptanya SDM yang berkualitas, sehat sejahtera, dan bebas penyakit jantung koroner.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Deliserdang Citra Efendi Capah mengatakan, masalah kesehatan jantung masih menjadi persoalan utama di skala nasional dan internasional. Karena penyakit jantung ini tidak menular, tetapi penyakit yang mematikan nomor satu di dunia.

Oleh sebab itu, Pemkab Deliserdang menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada YJI Sumut atas kepeduliannya melalui program Heart at Work untuk menekan faktor risiko serangan jantung di kalangan pekerja.

Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri mengatakan, penyakit jantung merupakan permasalah di tingkat nasional dan Internasional. Diperkirakan ada 17 juta jiwa meninggal setiap tahunnya.

Karenanya, DPRD Deliserdang menyambut baik atas sosialisasi penyakit jantung di lingkup DPRD Deliserdang dan Pemkab Deliserdang.

"Ini baru yang pertama di lingkup DPRD Deliserdang dan Pemkab Deliserdang, kami merasa bangga dan apresiasi YJI Sumut melaksanakan sosialisasi ini, sehingga bisa memberikan pemahaman bagi kalangan DPRD untuk peduli menjaga kesehatan jantung dalam menjalankan amanah rakyat," pungkasnya.

Editor
: Nata

Tag: