jaringberita.com -Jeleknya infrastruktur jalan di Sumatera Utara dari tahun ke tahun selalu menuai masalah. Persoalan ini seakan tak kunjung selesai sehingga menimbulkan berbagai penafsiran negatif dari berbagai kalangan kepada pemimpin di Sumut.
Untuk mematahkan anggapan miring itu, Pemprov Sumut memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur jalan. Terbukti di bawah kepemimpinan Edi Rahmayadi dan Musa Rajekshah, Pemprov Sumut telah menggelontorkan dana Rp 2,7 triliun.
Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) Azhari AM Sinik memberikan apresiasi yang sangat besar atas alokasi anggaran yang menurutnya sangat luar biasa.
Meskipun menurut kajian LIPPSU anggaran tersebut tidak mencukupi untuk memperbaiki seluruh badan jalan provinsi yang tersebar di 33 kabupaten/kota di Sumut, namun upaya perbaikan dengan gelontoran dana yang cukup besar menjadi bukti, baru Edi Rahmayadi lah pemimpin Sumut yang benar-benar peduli dengan pembangunan infrastruktur jalan.
"Menurut kajian LIPPSU bersama konsultan supervisi, untuk memperbaiki jalan rusak di Sumut dibutuhkan anggaran Rp 11 triliun. Begitupun anggaran Rp 2,7 triliun yang digelontorkan Pemprov Sumut menurut saya, sudah sangat luar biasa dan menjadi bukti bagaimana besarnya perhatian pimpinan Sumut saat ini terhadap infrastruktur jalan," ujar pria yang akrab disapa Ari Sinik diterima redaksi.