Ahli Waris Yayasan Panti Asuhan Zending Islam Ngaku Jadi Korban Kekerasan, Boru Sibarani Lapor Polisi


Ahli Waris Yayasan Panti Asuhan Zending Islam Ngaku Jadi Korban Kekerasan, Boru Sibarani Lapor Polisi
Istimewa
Korban saat disambabgi rumahnya minta polisi segera mengusut penganiayaan dirinya terkait kasus yayasan zending

Terlapor, kata Nurhabibah, mau berkuasa dengan keberadaan Yayasan Panti Asuhan Zending Islam setelah Ketua Yayasan Zainal baru saja meninggal dunia.

Kemudian, Reza anak almarhum Zainal mengadu ke korban Nurhabibah, bahwa dirinya diusir HL dan SL dari panti asuhan. Nurhabibah pun datang ke Zending Islam bersama Reza. Di saat itulah terjadi penganiayaan terhadap korban yang dilakukan terlapor.

Ternyata, SL dan HL ingin menguasai Yayasan Panti Asuhan Zending Islam yang didirikan Haji Muhammad Idris Sibarani dengan gelar Guru Kitab. Makanya terlapor anak dan emak itu menganiaya Nurhabibah yang datang bersama Reza, anak dari almarhum Zainal. Demikian diterima redaksi, Kamis (13/4/2023).

Katanya, anak ayah korban ada 6 bersaudara. Dirinya dan SL yang masih hidup. 4 orang sudah meninggal, almarhum Zainal anak dari kakak saya bernama Haja Siti Zahara boru Sibarani.

"Kakak saya itu ketua yayasan dan turun ke anaknya Zainal. Ia pun sudah meninggal. Saat ini tidak ada ketua yayasan, dan SaL dan HL mau menguasai Zending Islam," beber Nurhabibah.

Penulis
: jrb
Editor
: Dedi

Tag: