Jumat, 02 Oktober 2026

Setuju Ratu Kalinyamat Dijadikan Pahlawan Nasional, Ini Kata Megawati

- Kamis, 11 Agustus 2022 14:37 WIB
Setuju Ratu Kalinyamat Dijadikan Pahlawan Nasional, Ini Kata Megawati
Instagram
Megawati
jaringberita.com - Jakarta: Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri berpendapat Ratu Kalinyamat layak mendapat gelar pahlawan nasional karena memiliki kegigihan menghadapi kolonial Portugis.

"Saya setuju banget nama beliau dijadikan pahlawan. Ini kembali bukan karena saya subjektif sama perempuan. Enggak, loh, saya kan pernah tahu sebagai presiden untuk menjadikan seorang pahlawan itu tidak gampang," ucapnya saat menjadi pembicara dalam talk show Tapak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara, dilansir Antara, Kamis (11/8/2022).

Bahkan, lanjut Megawati, Portugis juga mencatat Ratu Kalinyamat sebagai Ratu Jepara seorang wanita yang kaya dan berkuasa, seorang perempuan pemberani. "Coba bayangkan, duh, orang penjajah mengakui, kok, kita sendiri, ya, ndak. Jadi, saya setuju banget," katanya.

Megawati mengutip kisah Ratu Kalinyamatyang bersemangat membangun kapal perang dan mengirimkannya untuk menyerang Portugis pada tahun 1551, membantu Sultan Johor di Malaka, Sultan Ternate, Sultan Hitu, dan puncaknya pada tahun 1574 ketika membantu Sultan Aceh menghadapi Portugis.

Baca Juga:

Ia lantas menyinggung juga sosok laksamana perempuan pemberani dari Bumi Serambi Mekah, Aceh. Laksamana Malahayatimampu mengalahkan Cornelis de Houtman melalui duel satu lawan satu.

"Ketegasan yang tidak tertandingi Ratu Shima di Kerajaan Kalingga di pantai utara Jawa," ujarnya.

Baca Juga:

Ratu Kalinyamat, Laksamana Malahayati, dan Ratu Shima, menurut Megawati, hanyalah sedikit contoh betapa Nusantara begitu kaya dengan tokoh-tokoh maritim, dan banyak di antaranya adalah tokoh perempuan.

Megawati berharap kaum perempuan modern Indonesia untuk berani memperjuangkan hak-haknya dan bisa tampil sebagai pemimpin.

"Tolong mereka kaum perempuan yang hidup di NKRI harus sadar, sadar, sadar sepenuhnya bahwa hak perempuan adalah sama dengan kaum laki-laki. Saya punya orang tua yang sangat progresif. Tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan," tambah Megawati.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Ekspor Monyet Ekor Panjang Indonesia Disorot, Puluhan Ribu Orang Desak Pemerintah Hentikan
Hari Bhayangkara ke-79, Komnas Perempuan Puji Langkah Progresif Polri Lindungi Perempuan
Kapolri Hormat dan Cium Tangan Megawati Soekarnoputri di Ultah ke-100 Istri Hoegeng
Polri Sosialisasikan Pentingnya Jasa Pengamanan Objek Vital Nasional
Transisi Kepemimpinan Jokowi ke Prabowo Dinilai Beri Contoh Baik kepada Generasi Muda
Transisi Kepemimpinan Jokowi ke Prabowo Dinilai Beri Contoh Baik kepada Generasi Muda
komentar
beritaTerbaru