Sang Legenda Terbentuk di London


Sang Legenda Terbentuk di London
net

Dewa 19 berhasil mengambil intisari Wuren dan menuangkannya ke dalam musik Dewa 19. "Sehingga hampir semua kesuksesan Queen itu berdampak pada karir Dewa 19," imbuh Ahmad Dhani.

"Itu mas otodidak, atau dari orangtua barangkali?," tanya Adhyaksa Dault.

"Otodidak dong. Nggak ada, orang tua ya bisa main piano, main gitar bisa. Orang tua saya kan anggota DPR tahun 1966," jawabnya.

"Jadi saya itu ya itu tadi baru tau setelah usia 50 tahun ini, bakat saya itu bukan musik tapi bakat saya itu sebenarnya mengambil intisari dari satu ekosistem, entitas yaitu band Queen sehingga saya bisa mengambil fenomenanya," sambung Ahmad Dhani.

Melanjutkan pertanyaannya, Adhyaksa Dault menceritakan momen saat dirinya pertama kali berkenalan dengan Ahmad Dhani. Adhyaksa menilai, sosok Ahmad Dhani adalah pemusik yang juga kerap berbicara soal politik.

"Apa yang melatarbelakangi atau memang ada keinginan untuk di politik?" tanya Adhyaksa Dault.

"Begini bang, tadi saya sudah cerita bahwa ayah saya itu kan anggota DPR-GR tahun 1966 sampai 1971. Jadi ayah saya pensiun tahun 71 kan, saya lahir 1972, artinya saya makan minum hidup itu dari pensiunan DPR. Jadi sebenarnya politik itu ya sudah peristiwa hidup sehari-hari," ungkap Ahmad Dhani.

Dikisahkan Ahmad Dhani, sepanjang hidupnya, dia banyak mengalami secara langsung peristiwa-peristiwa politik. Sehingga bagi dirinya politik bukanlah hal yang asing di dalam kehidupan keluarganya.

"Saya itu terlibat bang, saya mengalami peristiwa-peristiwa politik itu, sehingga politik buat saya bukan barang baru. Keluarga saya hidup memang dalam dunia politik," ungkapnya.

Saat ini pun, Dhani masih tetap berpolitik seperti dilansir RM.id. Dia tidak kapok, meski pernah dipenjara pada 2019 imbas kasus ujaran kebencian yang menjeratnya saat itu.

"Istilahnya diamankan gitu agar berdengungnya supaya tidak terlalu begitu. Tapi memang saya orangnya begitu bang, entah (sudah) DNA (politik)," tutur Ahmad Dhani.


Tag: