jaringberita.com - Medan: Marketing kripto Tornado Cash (TORN) mengalami penurunan signifikan pada Selasa (9/8/2022). Terhitung pada pukul 10.15 WIB, harga TORN berada di level $21,90 atau Rp325.542 menurun 25,28 persen dari harga tertinggi sebelumnya di level $32,8.
Penurunan ini disebabkan, setelah Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) menambahkanmixer crypto,Tornado Cash, ke daftar sanksi. Mereka juga melarang semua warga AS berinteraksi dengannya dan mengharuskan aset AS milik Tornado Cash dilaporkan ke Kantor Pengawasan Aset Asing pada Senin (8/8/2022) pagi waktu setempat.
Pada bulan Maret lalu, sebanyak 625 juta dolar AS (Rp 9,2 triliun) dicuri dari crypto Axie Infinity dan dicuci melalui Tornado Cash. Ini adalah kasus pencurian yang dikaitkan FBI dengan Lazarus Group yang berbasis di Korea Utara.
Dalam sebuah pernyataan, Brian E. Nelson, pejabat di bawah sekretaris Departemen Keuangan untuk terorisme dan intelijen keuangan, mengatakan bahwa mixer belum mengambil langkah-langkah yang memadai untuk mencegah layanannya digunakan oleh beberapa penjahat dunia maya yang paling produktif.
“Hari ini, Departemen Keuangan memberikan sanksi kepada Tornado Cash,mixermata uang virtual yang mencuci hasil kejahatan dunia maya, termasuk yang dilakukan terhadap para korban di Amerika Serikat,” kata Nelson, seperti dikutipThe Verge.