jaringberita.com -Truk tangki pengangkut 16 ribu liter (16 ton) Solar nonsubsidi, masuk ke jurang di Desa Ketambe, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara. Truk bernomor polisi BK 8393 CI itu masuk ke jurang diduga akibat rem blong.
Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Bramanti Agus Suyono SH SIK MH, mengatakan, truk tangki yang terjun ke jurang itu disopiri Maulana Sembiring (48) warga Lingkungan 19 Rengas Pulau, Medan Marelan, Sumatera Utara dan kernet Suginar Rahayudin (43) warga Desa Mencirim, Dusun 6 Skip, Medan Sunggal.
Akibat peristiwa itu, Maulana Sembiring mengalami luka berat. Sedangkan sang kernet hanya luka ringan.
Menurut Kapolres, saat kejadian truk tangki yang dikendarai kedua korban berada di posisi menuruni pegunungan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Desa Ketambe, dengan tujuan ke Kabupaten Gayo Lues.
Saat menyusuri jalan menurun itu, tiba-tiba truk tangki tersebut mengalami rem blong.
Karena laju truk tak bisa dikendalikan, lantas sang sopir, Maulana Sembiring memerintahkan Suginar lompat guna mengganjal mobil ban truk untuk menghentikan lajunya.
“Upaya untuk mengganjal ban tak sempat dilakukan, truk pun terjatuh ke jurang sedalam 25 meter,” terang AKBP Bramanti seperti dilansir SerambiNews, kemarin (19/9).
Kemudian kernet meminta bantuan warga yang melintas.Warga pun memberi pertolongan dengan membantu melakukan evakuasi terhadap korban dari dalam kabin truk, untuk kemudian dibawa ke RSU H Sahuddin Kutacane guna untuk dilakukan perawatan medis.
Ditambah Kapolres, truk tangki nahas tersebut berangkat dari PT Barokah Ras Jaya Marelan, membawa bahan bakar solar nonsubsidi sebanyak 16.000 liter.
Truk itu bermaksud mengantarkan Solar tersebut ke AMP PT Lembah Alas di Rikit Gaib, Gayo Lues.